Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ini kemeriahan Parade Budaya Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-522
Parade Budaya di Kabupaten Ponorogo. FOTO: sarifa-LiCom
Art & Culture

Ini kemeriahan Parade Budaya Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-522 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Parade Budaya memperingati Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-522 dan Grebeg Suro Tahun 2018.

Acara ini menampilkan berbagai macam kesenian yang menarik perhatian puluhan ribu masyarakat. Mulai dari kesenian unto-untoan, gajah-gajahan, jaranan dan Ponorogo Art Culture Carnival (PACC).

“Perayaan Grebeg Suro digelar setiap tahun di Ponorogo dalam rangka menjelang 1 Muharram dan Hari Jadi Ponorogo ke-522. Kegiatannya digabung karena waktunya bersamaan. Rangkaian kegiatan Grebeg Suro digelar mulai 1 September hingga 11 September. Besok juga ada kirab pusaka,” kata Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno ditemui LICOM di Alun-Alun Ponorogo, Minggu (09/09/2018) petang.

Dia menjelaskan rangkaian acara ini juga dimeriahkan pameran bonsai, pameran batu akik dan olahraga paralayang di Gunung Gede Ponorogo. Juga, ada kesenian Wayang Kulit.

“Jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang, okupansi hotel penuh semua. Hingga banyak tamu atau wisatawan yang menginap di Madiun. Acara Grebeg Suro akan mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara ke Ponorogo,” tuturnya.

Grebeg Suro adalah acara tradisi budaya tahunan masyarakat Ponorogo dalam wujud pesta rakyat. Seni dan tradisi yang ditampilkan meliputi Festival Reog Nasional, Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka, dan Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel.

Grebeg Suro merupakan acara tahunan yang dirayakan setiap tanggal 1 Muharram (1 Suro pada tahun Jawa). Acara ini merupakan kegiatan awal dalam menyongsong Tahun Kunjungan Wisata Jawa Timur setiap tahun.

Rangkaian Grebeg Suro di antaranya, prosesi penyerahan pusaka ke makam bupati pertama Ponorogo. Kemudian disusul pawai ratusan orang menuju pusat kota dengan menunggang bendi dan kuda yang dihiasi.

Berikutnya akan ada Festival Reyog Nasional di alun-alun kota. Saat itu puluhan grup reyog di Jawa Timur bahkan dari Kutai Kartanagara, Jawa Tengah, Balikpapan dan Lampung akan turut tampil memeriahkan acara rutin tahunan tersebut.@sarifa

Baca Juga:  Camelia Habiba: Kinerja Dispendukcapil Surabaya tak maksimal