LENSAINDONESIA.COM: Pj Walikota Bekasi, Toto Mohammad Toha melantik Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro sebagai Pj Sekda Kota Bekasi, Kamis, (13/9/2018) di Aula Nonon Sonthanie mulai pukul 09.00 WIB di Aula lantai 10 Gedung Plaza Bekasi.

Pelantikan Kepala Inspektorat Kota Bekasi ini pun menuai protes dari Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho.

Melalui pesan elektronik, Teguh kecewa dengan Pj Walikota Bekasi Toto Mohammad Toha yang dinilai tidak mematuhi hasil keputusan Ombudsman yang secara resmi sudah dituangkan dalam Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman 15 Agustus 2018 atas kasus Maladministrasi yang dilakukan 12 kecamatan pada 27 Juli 2018 lalu.

“Memang tidak ada niat Pj Walkot untuk menjalankan tindakan korektif dan berniat melawan UU Ombudsman, UU Pelayanan publik dan UU Pemerintahan Daerah,” ucap Teguh prihatin.

Mengingat dalam LAHP Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, menyebutkan salah satu butir koreksinya Kepala Inspektorat Kota Bekasi dinyatakan sebagai pejabat tidak berkompeten. Justru malah hari ini dipromosikan menjadi Pj Sekda Kota Bekasi.

“Kami akan menunggu sampai batas akhir LAHP tanggal 15 september 2018 dan akan menentukan apakah sikap dan tindakan Pj Walkot (Toto M.Toha) ini akan kami tindaklanjuti menjadi rekomendasi,” tegasnya.

Pelantikan Pj Sekda Kota Bekasi tersebut, Teguh menilai sikap Pj Walikota jelas menunjukan kepada warga Bekasi bahwa Toto Muhammad Toha bukan saja tidak menghormati UU ombudsman, UU Pelayanan Publik dan UU Pemetintah Daerah, tapi juga tidak menghormati warga Kota Bekasi untuk mendapatkan pelayanan publik yang baik.

Seperti diketahui, sejak ditinggal pensiun Rayendra Sukarmadji, posisi Sekda diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda, Dadang Hidayat per tanggal 1 Agustus 2018 hingga 23 Agustus 2018.

Setelah Dadang, posisi tersebut mengalami kekosongan hingga hari ini. Sampai akhirnya Widodo ditunjuk.@Sofie