LENSAINDONESIA.COM: Dr. Drs. Suprawoto, SH, M.Si dan Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2018-2023.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Soeprawoto-Nanik bersama 11 pasangan bupati-wabup/wali kota-wawali itu dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur, Soekarwo di Ruang Singasari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/09/2018).

Usai proses pelantikan, Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ini menyatakan akan “tancap gas” menjalankan seluruh program kerja untuk mewujudkan Kabupaten Magetan lebih maju.

“Kami tidak mengaku tidak membuat program 100 hari kerja. Sebenarnya mimpi yang saya tangkap ketika kampanye itu sederhana, misal birokrasi bersih, jabatan yang kosong segera diisi, pelayanan publik semakin baik, contohnya seperti pelayanan e-KTP. Sementara ini di Discapil mengurusnya selanjutnya nanti bisa langsung di kecamatan agar tidak kejauhan,” jelasnya.

Suprawoto juga siap meningkatkan pelayanan rumah sakit, meningkatkan daya saing Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam hal kualitas dan pasarnya.

Mantan Ketua Stikosa AWS Surabaya ini yakin jika potensi pariwisata Magetan diangkat, maka akan mampu jadi penyangga perekonomian masyarakat.

“Pasar itu tidak harus dari luar, jadi yang dari dalam juga bisa datang. Jadi artinya lebih meningkatkan kualitas di pelayanan pariwisata. Dan juga PKL ditata dengan baik sehingga pendapatannya jauh lebih bagus,” paparnya.

Ia mencontohkan seperti warga yang ada di Sarangan akan lebih lama tinggalnya. Karena harapan hidup semakin tinggi jika seseorang pada umurnya semakin mapan, sehingga sangat membutuhkan suatu penyegaran.

“Karena jika orang umurnya semakin mapan, apa yang dilakukan kalau bukan rekreasi, itu harus kita tangkap refreshing penting untuk menyegarkan otak. Kalau mereka tidak dapat di hari Sabtu-Minggu, mereka akan mencari pengganti hari lainnya,” sebut Suprawoto.

Selain itu, dengan adanya bangunan tol yang menghubungkan Surabaya dengan Magetan, membuat jarak perjalanan dan jangka waktu yang akan dilalui semakin singkat.

“Apalagi tol itu nanti sampe Magetan dari Surabaya. Sekarang hampir 5 jam dari Sarangan ke Magetan kalau ada tol hanya 2 jam setengah. Itu nanti akan memudahkan masyarakat yang akan rekreasi lebih nyaman,” tandasnya.

Menurutnya, beberapa sektor lain yang bisa mendorong Kabupaten Magetan lebih maju adalah pertanian.

Selain itu, reformasi birokrasi akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mengingat, peranan aparatur dalam birokrasi pemerintahan sebagai unsur pembaru harus memiliki kemampuan untuk mendesain strategi usaha berencana yang mendorong ke arah pembaruan dan pembangunan dalam berbagai kebijakan.

“Sudah saatnya Birokrasi itu Melayani, bukan maunya malah Dilayani,” ucapnya.@li-13