Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tanoto Foundation targetkan program PINTAR jangkau 12 ribu sekolah dan madrasah di Indonesia
Belinda Tanoto menyerahkan modul pelatihan praktik baik pembelajaran,manajemen berbasis sekolah dan budaya baca kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, usai peluncuran Program PINTAR di Jakarta. @foto:tanoto_foundation
EDUKASI

Tanoto Foundation targetkan program PINTAR jangkau 12 ribu sekolah dan madrasah di Indonesia 

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyampaikan pentingnya penyebarluasan praktik-praktik baik, dalam pendidikan. Ini seperti yang dilakukan Tanoto Foundation.

“Tujuannya, agar semakin banyak sekolah yang dapat saling belajar dalam meningkatkan kualitas sekolahnya,” kata Menteri Muhajir.

Menteri menyampaikan hal itu saat melakukan pertemuan dengan dengan anggota Dewan Pembina Tanoto
Foundation, Belinda Tanoto usai peluncuran Program PINTAR, sebuah program peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.

PINTAR atau Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran, berfokus pada tiga pendekatan. Yaitu, membangun praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik, dan mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

Muhadjir mengaku senang lembaga filantropi seperti Tanoto Foundation membantu penguatan manajemen berbasis sekolah dan melatih kepala sekolah serta guru. “Penguatan kepala sekolah memang saat ini menjadi prioritas garapan Kemendikbud, khususnya untuk pelatihan manajerial. Tanoto bisa menularkan praktik baik kepala sekolah menjadi manajer yang berhasil, ” katanya, belum lama ini.

Menurut Belinda Tanoto, PINTAR dirancang untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui program penguatan kapasitas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah,peningkatan kualitas guru, serta partisipasi orang tua dan masyarakat.

“Kami di Tanoto Foundation percaya bahwa pendidikan berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan peluang. Keyakinan kami turut diperkuat dengan hasil penelitian Mc Kinsey tahun 2017 bahwa program peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah berdampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia,” tukasnya.

Sebelumnya, Tanoto Foundation menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan, atau Pelita Pendidikan, sejak 2010. Program ini mendukung lebih dari 500 sekolah yang menjangkau 43.000 siswa, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi lebih dari 5.000 guru di tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

PINTAR adalah kelanjutan dan pengembangan program Pelita Pendidikan yang juga dirancang untuk menjawab tantangan sistem pendidikan di Indonesia yang kompleks, di mana Indonesia menempati posisi keempat sebagai negara dengan sistem pendidikan terbesar, setelah China, India, dan Amerika Serikat.

Lebih dari 250.000 sekolah tersebar di seluruh Nusantara, serta lebih dari 2,6 juta guru dan 50 juta murid. Program PINTAR diharapkan memberi dampak yang lebih dalam dan menjangkau wilayah Indonesia lebih luas.

Mulai 2018, program PINTAR diperluas ke 14 kabupaten dan kota dan 10 LPTK di 5 provinsi. Yaitu, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan akan berkembang ke 30 daerah dan bermitra dengan 810 sekolah pada 2019.

Bermitra dengan pemerintah, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, serta LPTK. Pada 2022, program PINTAR ditargetkan menjangkau 12.000 sekolah dan madrasah, dan 30 LPTK di Indonesia. @licom_09

autentikasi:
Anwar Holil Communication Manager
Tanoto Foundation