Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kemenhub hadiri pelantikan 336 taruna baru Poltekbang Surabaya
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kemenhub Umiyatun Hayati Triastuti saat melakukan prosesi Pelantikan Taruna Tahun Akademik 2018-2019 di Poltekbang Surabaya. FOTO: sarifa-licom
EDUKASI

Kemenhub hadiri pelantikan 336 taruna baru Poltekbang Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Perhubungan mendukung upaya peningkatan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang perhubungan. Seperti yang ada di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya yang tahun ini menerima taruna baru sebanyak 336 orang.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan dari jumlah 336 taruna baru di Poltekbang Surabaya ini sebagian dari mereka mengikuti program pembibitan untuk nantinya direkrut sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) di tingkat pusat maupun daerah.

“Setelah mereka 336 calon taruna dididik secara fisik dan mental selama dua minggu, baru
mereka masuk dalam pendidikan akademis. Para taruna ini ada yang dari jalur reguler, khusus, semua dijadikan satu mengikuti Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) yang dididik dengan mindset militer, disiplin mentalitas dan pemahaman tentang transportasi, juga wawasan kebangsaan. Setelah melewati ini, mereka dilantik dari calon taruna menjadi taruna,” ujar Hayati pada LICOM dalam acara Pelantikan Taruna Tahun Akademik 2018-2019 di Poltekbang Surabaya, Jalan Jemur Andayani I Surabaya, Sabtu (13/10/2018).

Ia juga mengapresiasi dalam jumlah taruna baru ini ada sebanyak 48 orang yang merupakan titipan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Para taruna ini mendapatkan beasiswa dengan salah satu kriterianya berasal dari keluarga kurang mampu.

Pemkot Surabaya membuka lowongan beasiswa tersebut dan akhirnya terjaring 48 orang yang lolos tes dan masuk di Poltekbang. Pemkot menggratiskan seluruh biaya selama menempuh pendidikan di Poltekbang.

“Ini tentu kami apresiasi, artinya Pemkot Surabaya sangat concern dengan pengembangan sumber daya manusia khususnya di bidang perhubungan di wilayahnya. Mereka ini disiapkan untuk menjadi sumber daya unggul di bidang transportasi. Nah, disini Bu Risma ikut berperan untuk memberi beasiswa kepada warganya, tidak hanya menyekolahkan di angkatan darat, tapi juga untuk angkatan udara juga disiapkan,” pujinya.

Baca Juga:  Menko Polhukam Wirato diserang, 4 orang jadi korban luka

Tak hanya itu, Hayati melanjutkan bahwa Kementerian Perhubungan di bawah arahan Menhub Budi Karya Sumadi juga sangat concern dengan peningkatan kapasitas, kualitas, dan relevansi SDM.

“Adanya proyek startegis nasional yang dicanangkan Bapak Jokowi-JK ini kan harus diisi oleh SDM yang unggul, kami menyiapkan hal itu melalui akademi/politeknik yang ada di bawah naungan Kemenhub. Calon taruna yang kami didik ini akan mengisi peningkatan kapasitas sarana, prasana dan pelayanan transportasi yang lebih berkualitas. Terbukti, sudah banyak lulusan di sekolah-sekolah kami diminati banyak perusahaan. Kita kerjasama dengan AirNav Indonesia, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II dan Garuda Maintenance Facility,” imbuhnya.

Sementara, Direktur Poltekbang Surabaya Setiyo menegaskan bahwa setiap tahun taruna yang diterima di tempatnya jumlahnya selalu meningkat yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Dan yang terpenting, lulusannya dijamin langsung bekerja. Tahun 2017 lalu, Poltekbang Surabaya meluluskan sebanyak 202 taruna, sebagian besar dari mereka sudah langsung bekerja di sejumlah perusahaan penerbangan.

“Jadi para taruna yang masuk ke Poitekbang Surabaya ini udah link and match, kebutuhannya berapa, kita didik berapa. Tahun kemarin yang lulus ada 202 taruna, 29 diterima di Lion Air, 24 diterima di Angkasa Pura I dan sisanya masih menunggu seleksi di AirNav Indonesia. Melihat yang sudah-sudah, taruna-taruna lulusan Poltekbang Surabaya begitu lulus enggak sampai enam bulan mereka sudah dapat pekerjaan,” tandas Setyo.

Sekedar diketahui, di Poltekbang Surabaya terdapat beberapa program studi. Di antaranya Diploma III Teknik Listrik Bandara, Diploma III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara, Diploma III Lalu Lintas Udara, Diploma III Teknik Pesawat Udara, Diploma III Komunikasi Penerbangan, Diploma III Manajemen Transportasi Udara serta Diploma III Teknik Bangunan Landasan.@sarifa

Baca Juga:  Peringati Hari Santri Nasional, Pemkot Surabaya hadirkan Gus Muwafiq