Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bupati Malang Rendra Kresna ditahan KPK
Bupati Malang, Rendra Kresna memakai rompi tahanan KPK. FOTO: merdeka
HEADLINE DEMOKRASI

Bupati Malang Rendra Kresna ditahan KPK 

LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap Bupati Malang, Rendra Kresna, Senin malam, (15/10/2018).

Sebelum ditahan, Rendra sempat diperiksa selama beberapa jam dengan status sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek-proyek di Pemkab Malang.

Usai diperiksa, Rendra keluar dari ruang penyidik mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Mantan Ketua Partai NasDem Jatim itu sempat melemparkan senyum ke arah awak media. Namun dia tak memberikan komentar terkait penahanannya tersebut.

Selain Rendra, penyidik KPK juga turut menahan pihak swasta bernama Ali Murtopo. Keduanya ditahan selama 20 pertama.

“RK (Rendra Kresna) Bupati Malang ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan. AM (Ali Murtopo) swasta, ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin malam.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.

KPK menjerat Rendra beserta dengan pihak swasta bernama Ali Murtopo. Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang.

Uang yang diterima Rendra dari Ali itu diduga akan digunakan untuk pembayaran utang dana kampanye yang dikeluarkan untuk pemenangan Rendra saat maju menjadi Bupati Malang periode 2010-2015.

Sementara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, Rendra dijerat bersama dengan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 3,55 miliar terkait beberapa proyek di Pemkab Malang.@li-13