Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Calon Wali Kota Surabaya, Fandi Utomo mengatakan Surabaya sebagai kota metropolitan kedua di Indonesia, masih membutuhkan banyak sentuhan agar kedepan bisa jauh lebih baik dan mampu mensejahterakan warganya.

Menurut Fandi, pembangunan Surabaya akan lebih baik bila implementasinya diselaraskan dan disinkronkan dengan visi-misi pemimpin di jajaran atas.

“Menyelaraskan visi-misi pemimpin di atasnya yakni Nawacita Presiden Jokowi dengan Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar parawansa, serta melanjutkan program walikota saat ini Tri Rismaharini menjadi pola tepat untuk membangun Surabaya kedepan menjadi lebih baik dan sesuai dengan keinginan masyarakat,” kata Caleg DPR RI Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Fandi menilai, ada beberapa sumber kesejahteraan di Surabaya yang semakin sulit di akses oleh masyarakat, salah satunya ketersediaan lapangan pekerjaan. Hal ini akan menjadi tantangan besar bagi kalangan milenial. Untuk itu, kata dia, membangun sumber-sumber kesejahteraan harus dilakukan agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya.

“Sektor jasa saat ini berkembang dengan pesat, tapi dalam kondisi ini menggenjot sektor produksi atau industri juga harus dilakukan, dengan begitu mampu membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya dan ini menjadi sumber baru bagi warga Surabaya untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Fandi Utomo saat mengelar roadshow ke sejumlah kantor media di Surabaya.

Fandi mengungkapkan, Kota Surabaya juga memiliki potensi besar di sektor industri maritim, apalagi memiliki pelabuhan, apabila dikembangkan dengan baik bisa bersaing dengan Vietnam maupun Singapura.

“Banyak lagi yang bisa dikembangkan untuk membuka akses sumber baru bagi masyarakat dalam memperoleh kesejahteraan ekonomi,” ujarnya.

“Selain pengembangan sejumlah sektor ekonomi, menjadikan masyarakat Surabaya menjadi masyarakat yang mampu berproduksi, sehingga tidak hanya menjadi masyarakat yang konsumtif, tapi juga masyarakat yang mampu menghasilkan sebuah produk, dengan begitu akan mampu membuka akses lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ungkap politisi yang didukung gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa menjadi wali kota Surabaya ini.

Gagasan Fandi untuk membangun Surabaya ini juga disetujui oleh Ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf. Menurut Musyafak, sektor industri yang ada di Kota Pahlawan membutuhkan beberapa peningkatan dan perubahan. Untuk itu perlu ada peningkatan daya beli masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya.

“Oleh karenanya kami dari PKB Surabaya telah secara pasti siap untuk mengusung Fandi Utomo menjadi Wali Kota Surabaya pada Pilwali 2020 nanti, apalagi dukungan dari sejumlah pihak terus bermunculan diantaranya gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa, cawapres KH Ma`ruf amin dan banyak lagi karena memang sosok Fandi Utomo memiliki kapabilitas untuk membangun surabaya menjadi lebih sejahtera,” kata Musyafak.

Sebagai informasi, pada roadshow yang diselenggarakan kali ini, Fandi Utomo tidak sendirian. Ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf bersama dengan jajaran Caleg PKB untuk DPRD Kota Surabaya turut serta untuk bisa menyampaikan dan bertukar gagasan dan ide-ide yang dimiliki.@wan