Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Sanksi malpraktek aparat Kota Bekasi belum terlaksana, mantan Pj Walikota Ruddy Gandakusumah meninggal dunia
Selamat jalan Mantan Pjs (Pejabat sementara) Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah. @foto: sofie
HEADLINE

Sanksi malpraktek aparat Kota Bekasi belum terlaksana, mantan Pj Walikota Ruddy Gandakusumah meninggal dunia 

LENSAINDONESIA.COM: Mantan Pjs (Pejabat sementara) Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah saat menjelang Pilkada serentak 2018 lalu, dan mewariskan kasus monumental akibat diboikot para aparat jajaran Pemkot Bekasi, kini masih jadi pembicaraan khususnya aparat dan warga Kota Bekasi, karena meninggal dunia.

Sosok yang sudah tidak asing di Kota Bekasi maupun Provinsi Jawa Barat karena sebagai Penjabat (Pj) Walikota Bekasi di masa Pilkada Kota Bekasi Juni 2018 lalu. Ia meninggal dunia Sabtu lalu (20/10/2108), tepat Pukul 07.30 WIB.

Berbagai peristiwa mencatat sepak terjang Pj Walikota yang dikenal bersahaja di bumi patriot Kota Bekasi. Diantaranya, kasus tudingan disharmonis di lingkungan Pemkot Bekasi yang berujung pada tindakan maladministrasi ASN (Aparat Sipil Negara) alias pemboikotan menghentikan layanan publik sehari. Lembaga Ombudsman dan masyarakatpun saat ini tengah menunggu tindakan korektif dari Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Almarhum saat meninggal, masih berstatus Kepala Bakesbangpol Jabar. Ruddy ketika menjabat Walikota Bekasi pernah mengatakan, mengemban tugas Pj Wali Kota Bekasi, merupakan sejarah dalam karirnya sebagai seorang ASN. Karena tidak mudah untuk menjadi kepala daerah yang harus menguasai segalanya.

“Saya anggap penugasan itu Mental Building, Capacity Building dan banyak hikmah yang diambilnya, begitu banyak tempaan dari awal tugas. Saya hanya bisa menerima dan mencatat sebagai sejarah hidup. Mungkin, Allah Ta’ Ala punya rencana lain, karena semua telah tertulis dalam Lauz Mahfud, saya yakini dan haqul yakin atas rahasia Allah,” katanya sehari setelah Plt Gubernur Jabar, Moh. Iriawan mencopotnya tak lagi menjabat Pj Walikota Bekasi.

Setelah tidak lagi menjabat Pj Walikota Bekasi, lanjut Ruddy saat itu, lebih fokus dan intens memimpin Bakesbangpol Jawa Barat dan mengawal jalannya pelaksanaan Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Presiden 2019 sebagaimana alasan penarikan dirinya oleh Pemprov Jawa Barat.

Baca Juga:  Diduga akan tawuran, 17 pemuda di Surabaya diamankan polisi

“Terima kasih kepada jajaran staf dan crew yang telah membantu saya saat menjalankan tugas dengan profesional serta mampu bekerja dengan siapa pun pimpinannya. You Are The Best,” tuturnya pada saat itu.

Berawal karir menjabat struktural di lingkungan Biro Hukum Provinsi Jawa Barat, namanya mulai mencuat atas kinerjanya menjadi pendamping hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat, semasa menjabat kabag bantuan hukum, ia pencetus LKBH DPD KORPRI Jawa Barat. Dalam jabatan ex officio saat itu, Ruddy banyak menolong PNS yang sedang bersengketa hukum.

Selain itu, Ruddy juga sebai Dosen Luar Biasa Ilmu Hukum di Universitas Parahyangan.

Karirnya terus melesat dengan dilantiknya beliau menjadi Kepala Biro Humas, Protokol dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, menjadi fasilitator pimpinan pemerintah provinsi jawa barat Ruddy menikmati jabatannya dan
mampu menjadi Juru Bicara Gubernur Jawa Barat Era Kepemimpinan Ahmad Heryawan. Ia juga jatuh cinta pada tupoksinya sebagai humas dan mampu berkawan dengan rekan – rekan media.

Setelah itu, Gubernur Jawa Barat melantik dirinya sebagai Kepala Biro Pengembangan Sosial di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, atas kinerjanya tidak lama hanya 1 tahun menjabat Karo Bangsos, Ruddy diberikan tugas memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat.

Dalam Jabatannya sebagai Kepala Bakesbangpol Jabar, Ruddy ditugaskan Gubernur dan Menteri Dalam Negeri untuk mengawal jalannya Pesta Demokrasi Pilkada Serentak di Jawa Barat, serta Jabatan rangkap sebagai Pjs dan Pj. Walikota Bekasi.

Rasidin, pembantu terdekat Almarhum di Pemprov Jabat, turut menjelaskan sosok almarhum Ruddy Gandakusumah. Katanya, ia selalu mendapingi tugas almarhum semenjak menjabat jadi Kepala Biro Humas, Protokol dan Umum, menjadi Sekpri Kepala Bakesbangpol Jabar serta menjadi Staf Khusus ketika beliau menjabat Pj. Walikota Bekasi.

Baca Juga:  Surabaya Fashion Week 2019 optimis transaksi naik hingga 80 persen

Bagi Rasidin, sosok Ruddy Gandakusumah ad lah seorang pemimpin yang bijak dan arif dalam segala hal, jadi suri tauladan dalam tugas dan contoh sikap dalam kepribadiannya. Almarhum dengan dua jabatan strategis sebagai Kepala Bakesbangpol Jabar dan Pj. Walikota Bekasi mampu menjalankan dengan berpegang teguh pada prinsip yang benar.

“Saya bangga mempunyai pemimpin seperti beliau, yang perhatianya bukan sekedar kepada saya pribadi, tetapi juga kepada istri, anak dan orang tua saya. Beliau memberangkatkan ibadah umroh bulan puasa tahun 2018, sebagai apresiasi kepada saya dalam mendampingi tugasnya. Take line hidupnya selalu kuingat, “Jalani, Nikmati dan Syukuri”. @sofie