Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Bermaksud kritis terhadap dugaan pungutan liar (Pungli) di Kepolisian Gunawan Hutagalung jadi bulan-bulanan para natizen di media sosial (medsos).

Berita-berita yang ditulis Gunawan justru dianggap sebagai informasi hoax atau bohong.

Ada beberapa group Media Sosial Facebook, yang menulis Gunawan sebagai pemeras. Semisal Cuitan Suwirwo Adikusomo, digroup Facebook kriminal Lalu Lintas, tak hanya itu ada juga cuitan Riki Johanes, yang lebih mendetail pemaparannya disebar di medsos dengan menyebut “Awas pemeras kelas Kakap, gentayangan di Surabaya, Hati-hati jangan ada korban lagi.”

Tak hanya itu, di akun Riki Johanes lainnya lagi dengan akun Facebook Lovebeard Surabaya di situ Riki mengatakan hal yang sama terhadap Gunawan.

Dikonfirmasi terkait Penyebaran kata pemerasan yang ada dibeberapa Medsos tersebut, Gunawan Hutagalung mengatakan, berita itu sangat menjijikkan karena berita itu gak jelas dan hanya fitnah untuk menyerang pribadi saya dan keluarga.

“Ini fitnah. Apa yang disebarkan di medsos oleh orang yang mengaku Riki Johanes. Saya akan cari tahu motifnya apa sehingga dia berani menyebarkan isu hoax itu di media sosial (facebook),” kata jurnalis sebuah media yang memiliki nama lengkap Gunawan Rose Hutagalung ini, pada Selasa (31/10/2018).

Terlebih, lanjut Gunawan, beberapa minggu ini memang saya menulis kinerja aparat kepolisian yang ada di Jawa Timur.

“Wartawan itu profesi Mulia, oleh karena itu sudah pasti kalau ada pihak terkait yang saya tulis merasa sakit hati, dan sering kali saya mendapat teror. Fitnah dan jadi korban berita Hoax di media Sosial,” ungkapnya.

“Saya menulis berita sesuai data yang dan sesuai apa yang saya dengar. Saya berani memberitakan karena memang saya punya bukti kok. Kalau memang saya memeras, memeras yang bagaimana? Kalau memang gak terima dengan pemberitaan, kan bisa hak jawab, ayo kita adu data, saya berani kok,” tantang pria yang pernah berkerja sebagai wartawan Harian Batak Pos tersebut.

“Yang jelas saya akan laporkan penyebar Isu Hoax melalui Medsos yang sudah mencemarkan nama baik saya. Ini sangat memalukan dan fitnah,” pungkas Gunawan.@rofik