Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Pelaku UMKM perempuan dan nelayan di Kabupaten Lombok Tengah memulai digitalisasi terkait rutinitasnya.

Langkah tersebut didukung XL Axiata dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) melalui penyediaan jaringan berikut pelatihan digital business.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Desa PDTT untuk mendukung percepatan pembangunan daerah tertinggal. Kami sepakat dengan visi pemerintah yang mendorong pemanfaatan teknologi digital guna memberdayakan potensi ekonomi rakyat di pedesaan dan pelosok daerah agar tak tergerus jaman,” ujar Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih dalam keterangan resminya, Kamis (09/11/2018).

Ia menambahkan, diantaranya para perempuan menjadi salah satu sasaran program ini, sebab perempuan berperan sebagai pengelola sekaligus penopang ekonomi keluarga.

“XL Axiata memiliki program pemberdayaan perempuan bernama “Sisternet” (Rumah Digital Untuk Perempuan Indonesia) yang bisa dikunjungi di www.sisternet.co.id, dan salah satu agenda utamanya mengedukasi pemanfaatan teknologi digital untuk mereka,” imbuh Tri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo menyampaikan, sinergi dan konsolidasi untuk membangun daerah tertinggal merupakan agenda penting yabg harus diterapkan.

“Hal ini perlu partisipasi seluruh pihak, termasuk swasta untuk mendukung pembangunan daerah tertinggal, contoh seperti ini, membangun kerjasama dengan XL Axiata,” ungkap Samsul.@Rel-Licom