Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bhinneka Life dan OJK gelar  literasi perencanaan keuangan pada 50 guru ekonomi di Surabaya
OJK Jawa Timur dan Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia Jatim. FOTO: LiCom
EKONOMI & BISNIS

Bhinneka Life dan OJK gelar literasi perencanaan keuangan pada 50 guru ekonomi di Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) menyelenggarakan kegiatan literasi perencanaan keuangan kepada lebih dari 50 orang pahlawan pendidikan yang terdiri dari para guru mata pelajaran ekonomi di Surabaya.

Kegiatan ini untuk menegaskan kembali komitmen meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perencanaan keuangan.

Kegiatan literasi ini terselenggara hasil kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur dan melibatkan Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia (AGEI) Tingkat SLTA Propinsi Jawa Timur bertempat di SMA Negeri 15 Surabaya.

Sebelumnya, Bhinneka Life telah melakukan kegiatan serupa bagi para guru ekonomi di Yogyakarta dan Bukittinggi.

Hingga akhir 2018, Bhinneka Life merencanakan melakukan kegiatan literasi perencanaan keuangan di Kota Semarang, Bandung dan Kediri.

Direktur Utama Bhinneka Life, Wiroyo Karsono mengatakan, kegiatan literasi bagi guru SLTA adalah bentuk kepedulian sosial Bhinneka Life untuk mendukung program OJK dalam meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia.

“Kami juga menyerahkan sumbangan Buku Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan kepada SMA Negeri 15 Surabaya dan kepada seluruh peserta literasi,” ujarnya, Minggu (10/11/2018).

Lebih lanjut Wiroyo Karsono menjelaskan, guru mempunyai peran penting sebagai pendidik generasi masa depan, sehingga mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi merupakan langkah yang tepat dalam upaya mempercepat pemahaman masyarakat terhadap literasi perencanaan keuangan yang saat ini masih rendah.

“Para guru diharapkan dapat menyebarluaskan materi literasi kepada para peserta didiknya, sehingga sejak dini mereka memiliki pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik dan terencana,” tambahnya.

Kepala Kantor OJK Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyono, menegaskan dukungannya pada kegiatan literasi yang dilakukan oleh Bhinneka Life.

“Di tengah kompetisi global dan inovasi produk dan jasa keuangan yang berkembang pesat, generasi muda perlu melek perencanaan keuangan. Di sinilah betapa krusial peran guru, sang pahlawan tanpa tanda jasa, untuk turut serta memberi pemahaman sejak dini kepada murid- muridnya,” paparnya.

Heru Cahyono menambahkan, dengan memiliki literasi perencanaan keuangan yang baik, diharapkan masyarakat di Surabaya dapat mengelola keuangannya dengan bijaksana, sehingga kondisi ekonomi mereka tetap baik dan biaya pendidikan untuk putra-putri mereka tidak terganggu.

OJK mencatat, hingga tahun 2017, indeks literasi asuransi di Indonesia baru mencapai 15,76 %, turun dari survei tahun 2013 yang berada pada angka 17,84 %.

Rendahnya tingkat literasi ini berdampak kepada masih banyaknya penduduk Indonesia yang tidak terlindungi asuransi. Menurut data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dari total penduduk Indonesia sekitar 255 juta jiwa, baru sekitar 7,5 % masyarakat yang memiliki asuransi.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, sebagai salah satu pusat perdagangan di Indonesia, Jawa Timur memiliki potensi perekonomian yang sangat tinggi. Dengan jumlah populasi mencapai sekitar 39,3 juta jiwa, pada 2017 lalu pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,45 %, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,07 %.@wan