Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
GET INDONESIA siap saingi GoJek dan Grab
Direktur PT Get Indonesia Persada Toni Purniwan menunjukkan aplikasi tranportasi online GET INDONESIA yang siap beroperasi. FOTO: LiCom
Bisnis

GET INDONESIA siap saingi GoJek dan Grab 

LENSAINDONESIA.COM: Di era digital saat ini, industri start up semakin tumbuh seiring dengan semakin luasnya penetrasi internet. Salah satunya adalah aplikasi GET INDONESIA.

Aplikasi transportasi online hasil karya anak bangsa yaitu PT Get Indonesia Persada ini, siap bersain dengan para pendahulunya, Go-Jek dan Grap

“GET Indonesia adalah aplikasi transportasi online yang membantu kebutuhan masyarakat. Kami siap bersaing dengan aplikasi yang telah ada,” kata CEO PT Get Indonesia Persada, Iwan Setiabudi saat launching Aplikasi GET INDONESIA di Surabaya, Sabtu (10/11/2018).

Iwan menjelaskan semangat yang diusung adalah menjadikan aplikasi GET INDONESIA ini menumbuhkan jiwa nasionlisme. Pasalnya, 100 persen aplikasi ini adalah milik anak bangsa. Karena, para developernya berasal dari Indonesia. Nah, mementum dilaunchingnya ini juga bertepatan dengan hari pahlawan tanggal 10 November.
“Dengan semangat hari pahlwan ini menjadikan GET INDONESIA sebagai aplikasi yang bisa menumbuhkan rasa nasionalisme untuk mencintai produk dalam negeri,” jelasnya.

Saat ini banyak bermunculan aplikasi serupa, namun GET INDONESIA sendiri memiliki beberapa perbedaan dibanding dengan sebelumnya. Salah satunya, sistem yang dibangun lebih mengedepan kearifan lokal. Artinya, GET INDONESIA ini tumbuh tidak terpusat di kantor Induk dalam hal ini Kota Surabaya. Sistem keagenan per wilayah tentunya akan menumbuhkan sikap kearifan lokal di masyarakat.

“Dengan sistem keagenan, para driver tidak perlu mendaftar di kantor pusat. Cukup datang ke agen terdekat. Jika sudah diapprove maka sudah bisa beroperasi,” imbuhnya.

Kemudian bagi para driver, GET INDONESIA memberikan banyak bonus namun aturan yang diberlakukan tidak sulit. Contoh, ada aplikasi transportasi online yang memberikan bonus namun berdasarkan trip (perjalanan). Seorang driver baru mendapat bonus jika telah menyeleseikan sekian trip. Dan jika trip tidak memenuhi target, maka bonus tersebut akan hangus.

Baca Juga:  HUT Jatim ke-74, Khofifah bebaskan pajak motor dan mobil

“GET INDONESIA tidak demikian, setiap driver bisa mendapatkan bonus dan dapat dicairkan setiap minggunya. Bonus tersebut tidak berdasarkan trip namun berdasarkan jarak. Jadi semakin jauh tripnya maka bonusnya semakin gede. Dan bonus itu tidak hangus,” tandas Iwan.

Sementara, Direktur PT Get Indonesia Persada Toni Purniawan menambahkan sejumlah produk GET INDONESIA ini siap bersaing. Antara lain, GET CAR yang merupakan layanan taxi kendaraan roda empat kemudian GET BIKE adalah layanan transportasi menggunakan sepeda motor.

Ditambah lagi GET BAJAJ layanan transportasi menggunakan kendaraan bajaj dengan kapasitas penumpang tiga orang. Ada lagi, GET SEND layanan kurir online untuk pengiriman barang. Selanjutnya, GET FOOD yang merupakan layanan pemesanan makanan untuk makanan dan cafe.

“Kami juga ada layanan yang namanya GET BIll. Layanan ini, adalah sistem pembayaran online yang melayani pembayaran PLN, BPJS, PDAM, telepon, layanan tiket dan lain-lain,” papar Toni.

Sebelum dilaunching ini, lanjut Toni, GET INDONESIA telah membangun jaringan di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Aceh, Pekan Baru, Bandar Lampung, Jakarta, Surabaya,Kediri, Malang, Jombang dan lain-lain.

“Setidaknya sudah ada 51 mitra agen yang tersebar di 35 kota di Indonesia. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah,” pungkas Toni.@sarifa