LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa meminta para calon anggota legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus turun ke bawah menyapa masyarakat bila ingin mendapatkan dukungan dan terpilih sebagai anggota DPR.

Sebab, menurut Khofifah,  sekarang ini pemilih sudah cerdas, sehingga ‘jurus’ money politik tidak lagi menjamin seorang caleg bisa terpilih sebagai anggota DPR.

“Celeg PPP harus turun ke bawah menyapa masyakat. Karena hari gini pemilih sudah cerdas, meski sudah diberi uang, walaupun diberi uang belum tentu mau memilih,” kata Khofifah saat memberikan sambutan pada acara penutupan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW PPP Jatim dan Santi Aji Caleg PPP di Novotel Surabaya, Senin (12/11/2018)

Khofifah mencontohkan,

Menurut Khofifah ada caleg di Surabaya dari PPP yang difasilitasi KH Asep Syaifuddin, namun tidak mau turun ke bawah menyampaikan visi dan misi kyai untuk membesarkan PPP.

“Ini kan sudah ndak bener. Padahal caleg itu harus menyapa datang untuk mikro campaign dan mikro targeting, bagaimana akan mendapatkan dukungan bila menyapa saja tidak,” ujarnya.

Agar dapat meraih simpati dan dipilih masyarakat, Khofifah pun meminta para caleg PPP meniru metode kampanye yang dilakukan Ahmad Yani, caleg DPRD Jatim nomor 5 Dapil Gresik-Lamongan.

Menurut Khofifah, Yani merupakan salah satu caleg PPP yang selalu turun ke bawah menyapa masyarakat.

“Misalnya Mas Yani ini sering blusukan ke pasar-pasar. Caleg harusnya begitu bila ingin bergerak melayani ummat,” tutur mantan Menteri Sosial ini mendapat aplaus dari seluruh peserta Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW PPP Jatim dan Santi Aji Caleg PPP.

Khofifah menyampaikan, bahwa masih ada waktu lima bulan bagi para caleg PPP di kabupaten atau kota dan propinsi untuk mengubah mindsite dan model kampanyenya dengan lebih memaksimalkan pendekatan untuk menarik hati masyarakat. Disamping itu, caleg juga harus bisa merangkul generasi milenial. Apalagi saat ini media sosial (mesos) menjadi tren komunikasi dan sosialisasi bagi masyarakat Jawa Timur.

“Caleg caleg PPP perlu memanfaatkan medsos seperti WA, Facebook, Instragram dan Twitter, karena medsos bisa dibuat nge-vlog menyampaikan pesan caleg yang cepat bisa diakses informasinya,” paparnya.

Selain kepada para caleg, Khofifah juga meminta PPP meningkatkan personal aproach (pendekatan personal) pada konstituen, terutama dalam merangkul calon pemilih. Misalnya, lanjut dia, PPP harus identik dengan Islam Rahmatan Lil’alamin.

“Saat ini bukan hanya umat Islam saja, tapi masyarakat yang non-muslim juga memerlukan suara kedamaian, suasana kondusif, yang sejuk. Maka PPP setidaknya bisa menampilkan citra Islam Rahmatan Lil ‘Alamin bisa diterima semua ummat,” harapnya.

Di mimbar yang sama, Ketua DPW PPP Jatim KH Musyaffak Noer menyampaikan terimakasih pada Khofifah yang membangkitkan semangat para caleg PPP.

Musyaffak yang sempat menteskan air mata saat memberi sambutan itu mengaku terharu dengan kesungguhan Khofifah mengajak caleg PPP agar tidak hanya berpangku tangan dalam menghadapi Pemilu 2019.

“Saya betul-betul terharu, karena Ibu Khofifah berkenan datang dan menyatakan langsung siap membesarkan dan bangkitkan  PPP Jawa Timur,” kata Musyaffak yang tampak menghentikan pidato sejenak untuk mengusap air matanya. Suasana dalam ruangan pun mendadak hening.

“Tadi Ibu Khofifah sudah banyak memberikan pembekalan. Maka betul, caleg-caleg PPP maka harus turun ke bawah. Sering door to door menyapa pemilih karena Pileg sudah semakin dekat,” pesan anggota DPRD Jatim ini seraya menegaskan PPP Jawa Timur siap menangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.

Sementara itu, Ahmad Yani Caleg PPP DPRD Jawa Timur nomor 5 dari Dapil Lamongan-Gresik yang namanya disebut dalam Khofifah mengaku kian termotivasi. Ia makin bersemangat berjuang membesarkan PPP di Dapil Gresik dan Lamongan.

“Saya akan mengawal program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa di parlemen kalau saya dipercaya umat dan terpilih sebagai anggota legislatif di Pileg 17 April 2019 mendatang,” ujar pria yang akrab disapa Mas Yani ini.

Diketahui, pada Pilgub Jatim 2018 Ahmad Yani merupakan Ketua Sahabat Khofifah-Emil Kabupaten Gresik. Ia juga menjadi sebagai inisiator terbentuknya Forum Pengusaha Gresik yang menyatakan dukungan bermaterai sebanyak 40 ribu pemilih untuk kepada pasangan cagub-cawagub Jatim Khofifah-Emil.

Rapimwil DPW PPP Jatim dan Santi Aji Caleg PPP ini dibuka secara langsung oleh Ketum DPP PPP M Romahurmuziy dan ditutup Sekjen DPP PPP KH Arsul Sani.

Acara ini juga dihadiri fungsionaris DPW PPP Jatim seperti Sekretarisnya H. Didik Norman juga Ketua dan Sekretaris DPC PPP se-Jatim juga seluruh caleg PPP Jatim caleg PPP DPR RI Dapil Jatim.@LI-13