Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Indonesia hebohkan “Hari Belanja Online 2018”, 300 e-Commerce ‘jor-joran’ diskon, target Rp7 Triliun
Ilustrasi. @dok.istimewa
Bisnis

Indonesia hebohkan “Hari Belanja Online 2018”, 300 e-Commerce ‘jor-joran’ diskon, target Rp7 Triliun 

LENSAINDONESIA.COM: Menggalakkan budaya belanja online, konsumen akan dihebohkan ‘jor-joran’ diskon gede para platform e-Commerce raksasa. Perayaan obral diskon paling sensasi ini digelar bertepatan menggemakan momen “Hari Belanja Online Nasional” (Harbolnas) 2018 diselenggarakan pada 11-12 Desember 2018.

Heboh gotong royong belanja online ini mendapat dukungan “all out” tiga kementerian yaitu, Kementerian Perdagangan, Kemenangan Perindustrian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Ketua Panitia Harbolnas 2018, Indra Yonathan, mengatakan, bahwa Harbolnas atau pesta belanja online terbesar di Indonesia tahun ini menargetkan nilai transaksi hingga Rp 7 triliun atau meningkat hampir 2 kali lipat dibanding tahun lalu.

Selain itu, khusus 11 Desember 2018 akan dipusatkan penuh untuk meningkatkan penjualan produk lokal dari para pelaku UMKM di lebih dari 300 platform e-Commerce di Indonesia.

“Harbolnas 2017 diikuti 254 pelaku e-commerce dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,7 triliun. Sedangkan Harbolnas 2018 ditargetkan nilai transaksi Rp triliun yang diikuti lebih 300 e-commerce,” jelas Indra kepada LensaIndonesia.com di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Platform e-commerce raksasa yang ikut meramaikan Harbolnas, ada Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, Zalora, serta didukung oleh Bank Mandiri dan Midtrans, CIMB Niaga, ShopBack, Jaringan Prima, IMX, PopBox dan JET.

Indra mengungkapkan untuk kali pertama sejak 2012 Harbolnas digelar, Harbolnas tahun ini mendapat dukungan penuh dari tiga kementerian, yakni Kementerian Perdagangan, Kemenangan Perindustrian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Selain itu, juga dapat dukungan “all out” Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA).

“Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa 11 November 2018 lalu merupakan Harbolnas. Namun, sebenarnya Harbolnas itu jatuh pada 11-12 Desember 2018,” kata Indra.

Harbolnas tahun ini mengangkat tema “Belanja Untuk Bangsa Demi Meningkatkan Nilai Produk Lokal di Platform e-commerce”. “Kami para pelaku e-commerce ingin merangkul para produsen produk lokal untuk dapat merasakan kemeriahan Harbolnas tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Balai Bahasa Jatim beri penghargaan pengguna bahasa media luar ruang 2019

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Ir Tjahya Widayanti MSc mewakili Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, menyambut baik pelaksanaan “Harbolnas 2018” yang berfokus pada semangat gotong royong dalam meningkatkan nilai produk lokal di era perdagangan digital.

“Tanggal 11-12 Desember 2018 kita akan menyelenggarakan Harbolnas 2018. Belanjalah melalui online, belanjalah produk-produk dalam negeri, produk-produk karya anak bangsa. Bangga kita menjadi Bangsa Indonesia, bangga kita mempergunakan produk dalam negeri. Produk dalam negeri keren,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti. @Rudi

Ketua Paniia Harbolnas 2018, Indra Yonathan dan pengurus lainnya. @foto:rudi