LENSAINDONESIA.COM: Setelah setahun bus Trans Patriot “mangkrak” dengan alasan belum siapnya pihak operator yang menjalankannya. Kini sembilan bus plat merah itu pekan depan “siap” beroperasi meski dengan operator dari pihak swasta.

Alasannya karena Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Mitra Patriot sebagai pihak pengelolanya dinilai belum mampu sebagai operatornya. Akhirnya Perum Damri ditunjuk sebagai operator sementara untuk menjalankan bus Trans Patriot tersebut.

ditunjuknya Perusahaan Daerah (PD) Mitra Patriot oleh Pemerintah Kota Bekasi sebagai pengelola bus trans patriot, BUMD tersebut berkeyakinan kelak secara mandiri mampu menjalankan meski tak punya pengalaman.

“Awal pekan depan rencananya 9 bus Tran Patriot, sudah mulai memasuki tahap uji coba operasional. Namun kita gratiskan terlebih dahulu saat mengaspal selama seminggu, dan prepare kekurangannya akan kita tinjau ulang,” ujar Direktur PD MP, TB. Hendra Suherman dalam keterangan persnya, Jumat (23/11/2018).

Penunjukan Perum Damri sebagai operator Bus Trans Patriot lantaran beberapa pertimbangan. Alasan tersebut, kata Tubagus Hendra, yang pertama, pihaknya mengaku jujur belum mempunyai pengalaman. “Kami learning by doing. Kami belajar dari yang sudah berpengalaman. Kedua, secara infrastruktur dia siap,” terangnya.

Ketiga, Damri secara SDM juga siap dalam mengelolahmya. “Intinya dia punya hal-hal yang sudah dijalankan, apalagi dia punya aturan sendiri PP 38 Tahun 2018,” jelas Tubagus Hendra kepada awak media, Jumat (23/11/2018) di Ruang Rapat Kantor Dishub Kota Bekasi.

Sementara itu, jalur yang sudah disiapkan sebelumnya mencakup beberapa rute di Kota Bekasi. Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) sebagai pengelola atau operator Bus Trans Patriot akan mengandeng Damri sebagai mitranya untuk penyediaan SDM. Tahap awal rute bus Trans Patriot sementara akan melayani trayek lokal dari Harapan Indah -Terminal Bekasi.

Lebih lanjut, hal lain yang membuat PD Mitra Patriot menunjuk Perum Damri sebagai operator adalah kesediaan mereka menutupi biaya operasional Trans Patriot selama tiga bulan kedepan.

“Subsidi ini akan dikeluarkan (Pemerintah Kota Bekasi) setelah tiga bulan operasional. Kalau kami yang berjalan, dana juga tidak ada sebesar itu. Jadi Damri ini mampu menutupi dulu operasional dia tiga bulan, kemudian mengklaim. Bagaimana mengklaimnya? Dishub punya tim verifikator, jadi ada kontrol dari Pemkot Bekasi sebagai regulator,” paparnya.

Dengan demikian, Damri ditetapkan sebagai operator, sementara PD Mitra Patriot sebagai pengelola bus Trans Patriot.
“Ini akan terus berlangsung, setiap tiga bulan Damri mengklaim ke Pemerintah Kota, sampai nanti kita betul-betul mampu secara keuangan,” tandasnya.@Sofie

Keterangan foto: Bus Trans Patriot di Kota Bekasi (istimewa)