Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ahok bebas Januari 2019
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keluar dari mobil tahanan. FOTO: istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Ahok bebas Januari 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dipastikan akan bebas murni pada Januari 2019 mendatang.

Ahok yang divonis 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama pada 9 Mei 2017 lalu bisa bebas bulan depan karena ia masuk dalam daftar narapidana yang mendapat remisi (pengurangan masa hukuman) selama 1 bulan pada Hari Raya Natal 2018 nanti.

Karena berkelakuan baik selama menjalani massa tahanan, Ahok teleh beberapa kali mendapat remisi.

Di antaranya, remisi Hari Raya Natal 2017 selama 15 hari. Kemudian remisi umum 17 Agustus 2018 selama dua bulan. Jika ditotal dengan Hari Rata Natal 2018, Ahok mendapat remisi 3 bulan 15 hari.

“Jika diperhitungkan sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017, maka diperkirakan akan bebas pada Januari 2019,” kata Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemkumham) Ade Kusmanto di Jakarta, seperti dikutip medcom, Kamis (13/12/2018).

Menurut Ade, remisi diberikan karena Ahok dianggap telah memenuhi sejumlah syarat yakni berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan. Ahok juga tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam enam bulan terakhir.

Meski begitu, kata Ade, remisi Hari Raya Natal 2018 bisa diberikan jika Ahok konsisten taat pada aturan yang berlaku. Terpenting, Ahok terus berkelakuan baik.

Ahok telah menjalani masa penahanan sejak ditahan pada 9 Mei 2017 lalu. Dia divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Mei 2017.

Ahok terbukti melanggar Pasal 156 a KUHP tentang Penodaan Agama, atas ucapannya yang mengutip surat Al Maidah di depan masyarakat Kepulauan Seribu pada September 2016.@LI-13

Baca Juga:  INDOFEST 2019 di Surabaya, kejar target transaksi hingga Rp 30 miliar