Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
BPH Migas dan kepolisian awasi kelancaran distribusi gas bumi
Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio. FOTO: Iwan-LICOM
EKONOMI & BISNIS

BPH Migas dan kepolisian awasi kelancaran distribusi gas bumi 

LENSAINDONESIA.COM: Kelancaran distribusi gas bumi melalui pipa menjadi prioritas bagi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Karena itu, BPH Migas sedang gencar melakukan pengawasan pengangkutan gas bumi tersebut bersama pihak kepolisian.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio, jika pengawasan BBM dan usaha pengangkutan gas bumi merupakan langkah yang dilakukan BPH Migas bersama dengan kepolisian untuk mewujudkan kepastian hukum. Sesuai dengan MoU yang sudah ditandatangani September tahun 2018 ini.

“Dalam rangka menindak lanjuti nota kesepahaman tersebut, saat ini sedang dilakukan finalisasi penyusunan perjanjian kerja sama (PKS) BPH Migas dengan Polri untuk implementasi pelaksanaan operasional di lapangan,” ujarnya saat sambutan acara Sosialisasi Pengawasan Bersama Penanganan Kegiatan Usaha Pengangkutan Niaga Gas Bumi Melalui Pipa, di Hotel Wyndham, Kamis (14/12/2018).

Jugi menyatakan tidak menutup kemungkinan juga BPH Migas bakal melakukan MoU dengan pemerintah daerah. Sebab, sebelumnya sudah ada seperti yang dilakukan BPH Migas dengan Pemprov Sumut. “Jika dengan Pemprov Jatim belum. Ke depan akan kita bicarakan. Ini bukan hal yang sulit. Karena ada juga yang bisa,” bebernya.

Menurut dia, salah satu pelanggaran yang berpotensi dilakukan adalah harga penjualan harga gas jaringan kota. Yang seharusnya tidak dijual ke dunia industri tapi didistribusikan ke sana. “Jika sudah begini adalah ranah pidana. Kepolisian,” tambahnya.

Jugi menyampaikan bahwa Provinsi Jatim ini adalah tempat ke tiga yang dikunjungi. Sebelumnya sudah ada Provinsi Sumatera Utara yang juga dikunjungi untuk tempat sosialisasi.

“Karena kita menyadari BPH Migas hanya memiliki kantor di Jakarta tidak ada di daerah. Maka fungsi pengawasan perlu dikerjasamakan. Saat ini dengan pihak kepolisian dulu,” bebernya.

Terkait masalah dan pelanggaran dalam distribusi gas bumi, Jugi menyampaikan untuk Jawa Timur belum terjadi dan masih aman. “Saat ini untuk wilayah Jatim belum terjadi pelanggaran dalam distribusi,” katanya.@wan