Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
ARM minta Program BPNT di Jombang dikembalikan sesuai pedum
Koordinator ARM Faizzudin (kursi roda) berorasi menuntut Program Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Jombang dikembalikan sesuai pedoman umum. FOTO: Obi-LICOM
AKTIVIS

ARM minta Program BPNT di Jombang dikembalikan sesuai pedum 

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) berunjuk rasa di kantor DPRD dan BNI Cabang Jombang, Jumat (21/12/2018).

Mereka meminta agar pelaksanaan Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di Kabupaten Jombang dikembalikan sesuai Pedum (Pedoman Umum).

Dalam aksi itu, ATM menyampaikan 10 tuntutan kepada DPRD dan BNI diantaranya, penyesuaian harga beras, hapus dominasi jabatan dan monopoli program, cabut surat rekomendasi, beri peluang pada masyarakat dalam usaha, berlakukan pasar bebas dalam penyaluran BPNT, kembalikan petugas BPNT sesuai tupoksi lalu turunkan pejabat yang mengalahgunakan jabatan dalam program BPNT dan kembalikan program BPNT Kabupaten Jombang pada Pedum.

“Jangan sekali-kali ada abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) di Jombang. Kembalikan hak-hak masyarakat. Kami menduga adanya dugaan pungli, karena disinyalir abuse of power itu bagian dari pintu masuk,” ujar Koordinator ARM Faizzudin pada wartawan.

Lebih lanjut, Faizzudin meminta pihak DPRD Kabupaten Jombang mengusut tuntas dalam hal ini Komisi D untuk menindaklanjuti persoalan BPNT yang tidak hanya persoalan telur busuk atau kualitas beras. “Yang lebih penting daripada ini adalah adanya dugaan penyalahgunaan wewenang atau abuse of power, sehingga kami minta adanya hearing dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jombang Syarif Hidayatulloh menanggapi permintaan warga untuk hearing dengan pihak terkait.

“Jika itu permintaannya akan kita tindaklanjuti, sesuai dengan prosedur dalam waktu dekat ini. Untuk itu dalam suksesi Jombang Anti Pungli, dan memang jika ada pelanggaran hukum, kami minta harus ditindak tegas,” pungkasnya.@Obi

Baca Juga:  Presiden Jokowi ajak Negara-negara Afrika bersatu bersama Indonesia ujudkan lompatan besar