Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: XL Axiata mendigitalisasi desa tertinggal berkonsep Farm Chain Management System (FCMS) “SATWA NUSANTARA” untuk warga Desa Karang Tekok, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Yessie D Yosetya, Direktur Independen XL Axiata mengatakan, Desa Karang Tekok ini terkategori tertinggal sesuai data Kementerian Desa dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Republik Indonesia perlu mendapat solusi untuk memajukannya.

“Solusi “SATWA NUSANTARA” ini akan membantu para petani pemilik ternak di sini untuk memastikan ternak-ternak mereka, terutama sapi yang jadi aset utamanya, bisa tercukupi pakan dan kondisi kesehatannya sepanjang tahun, apalagi di musim kemarau. Daripada mati, mereka menjualnya dengan harga rendah. Padahal, sapi-sapi yang diternakkan warga adalah sapi dari jenis unggul yang berpotensi besar secara ekonomi untuk dikembangkan,” terang Yessie dalam keterangan resminya, Jumat (21/12/2018).

Ia menambahkan, dengan solusi digital ini akan bisa memberikan data dan gambaran terkait potensi ekonomi dari ternak sapi warga desa ke depan.

“Untuk keperluan di Desa Karang Tekok ini, “SATWA NUSANTARA” baru difokuskan untuk pemeliharaan, yakni mengatasi masalah pakan dan kesehatan ternak,” tegas Yessie.

Solusi digital “SATWA NUSANTARA” ini dibangun XL Axiata dengan Fakultas Peternakan Universitas Jember dan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Desa Toyomarto, Singosari Malang, Jawa Timur.@Rel-Licom