Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Satuan Tugas (Satgas) Mafia Bola menangkap Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dwi Irianto atas dugaan terlibat dalam pengaturan skor pertandingan.

Dwi Irianto yang akrab disapa Mbah Putih itu ditangkap di rumahnya di kawasan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat siang (28/11/2018).

Kabar adanya penangkapan ini dibenarkan oleh putra Mbah Putih, Dika.

“Tadi pagi, sekitar jam delapan lebih (dibawa). Sementara, tadi sempat dibawa ke Polsek (Gondokusuman) juga,” ujar Dika seperti dikutip metrotvnews.

Dika mengungkapkan bahwa ada sejumlah orang yang datang menemui ayahnya di rumahnya. Setelah berbincang-bincang, ayahnya langsung dibawa (ditangkap).

Dika yang enggan menyampaikan apa yang dibicarakan ayahnya dengan Satgas Mafia Bola ini mengaku sangat kaget ketika mengetahui ayahnya ditangkap.

Sementara itu, Kapolsek Gondokusuman, Kompol Bonifasius Slamet, membenarkan bahwa Mbah Putih sempat dibawa ke kantornya. Namun, ia juga mengaku tak tahu-menahu soal penangkapan itu.

“Mungkin karena kantor kami yang terdekat. Kedatangan mereka (Satgas Mafia Bola) hanya sebatas memberi tahu yang punya wilayah,” ujarnya.

Boni mengatakan tak mengetahui secara detail kronologi penangkapan pria kelahiran Blitar, 20 Januari 1961 itu. Ia hanya mengingat ada beberapa anggota yang datang ke kantornya sekitar pukul 09.00 WIB.

“Setelah itu, kami tak tahu (Mbah Putih) dibawa ke mana. Kami juga enggak bisa kasih tahu mereka ada berapa orang. Itu urusan sama (Satgas),” kata Boni.@LI-13