Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: KPU RI resmi melaporkan pembuat dan penyebar hoax 7 kontainer berisi surat suara tercoblos ke Bareskrim Mabes Polri, Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 15.20 WIB.

Ditemani perwakilan Bawaslu dan Komisioner KPU, Ketua KPU Arief Budiman mendatangi Bareskrim Polri dan menyatakan pihaknya siap melawan siapa saja pembuat dan penyebar hoax terkait pagelaran Pemilu dan Pilpres 2019 .

“Kami punya kewajiban membuat Pemilu aman, damai, jujur, bersih dan adil. Maka jika ada ancaman dan tindakan yang mengganggu pemilu, maka KPU akan melawan,” tegasnya.

Arief Budiman kembali menegaskan informasi 7 kontainer berisi surat suara dari China yang sudah tercoblos di Tanjung Priok merupakan kabar bohong alias hoax. Untuk itu, pihaknya meminta polisi mengusut dan menangkap pembuat dan penyebar hoaks tersebut.

“Hari ini kami akan melaporkan ke Bareskrim agar ditangkap siapa yang menyebarkan. Kami berharap supaya bisa ditindak sesuai aturan berlaku,” tambahnya.

Melengkapi laporannya, KPU membawa barang bukti berupa salinan tulisan berita, gambar hingga suara untuk diserahkan pada polisi. “Ada gambar, suara, ada tulisan. Itu kami sampaikan sebagai barang bukti,” pungkasny. @LI-15