Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Polda Jatim telah memblokir (takedown) 32 akun yang diduga menyebarkan berita palsu alias hoax di media sosial, yang bertujuan mengganggu pelaksanaan Pemilu 2019.

“32 akun yang hari ini kita blokir sifatnya sudah masuk dalam hal mengganggu pelaksanaan kredibilitas pemerintah. Akun-akun ini menggangu Pemilu dengan menyuguhkan berita hoax,” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Kamis (3/1/2019).

Kombes Frans Barung menambahkan, dari 32 akun yang diblokir itu, sebagian memposting informasi adanya 10 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) warga negara Indonesia dari luar. “Jadi akun-akun itu gencar memposting 10 juta DPT yang dimasukkan dalam postingan mereka itu adalah masyarakat masyarakat dari luar. Kami pastikan itu bohong. karena hoax, kami langsung take down (blokir),” tambahnya.

Polda Jatim sendiri telah mendapat informasi dari Pihak KPU yang resmi memberikan pernyataan bahwa pihaknya belum mengusulkan DPT. “Padahal KPU secara resmi belum mengusulkan DPT. KPU sudah membantah itu semua. Sekarang ini ikuti saja instruksi dari KPU pusat atau daerah yang berjenjang dan berkelanjutan. Jangan percaya dengan melakukan share akun tidak bertanggungjawab,” tutupnya. @rofik