Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Digitalisasi dindunia pendidikan merupakan keniscayaan di era millenial saat ini. Hal ini merupakan langkah efektif untuk kemajuan dunia pendidikan itu sendiri.

Salah satunya adalah aspek biaya pendidikan yang saat ini masih cukup tinggi nominalnya. Untuk itu, langkah digitalisasi inilah merupakan solusinya.

Saat ini, sudah makin menjamur bisnis E-learning di Indonesia. Hadirnya inovasi ini mampu memangkas sebegitu signifikan biaya pendidikan khususnya untuk penyajian materi penunjang segmen pendidikan secara formalnya.

Bahkan, hadirnya E-Learning inilah mampu mengikis pelan-pelan eksistensi bisnis Bimbingan Belajar (Bimbel) yabg dikesankan sarat akan baiaya tinggi.

Indonesia kini sudah banyak bermunculan startup di bidang pendidikan di antaranya 7Pagi dan BulletinBoard, mendigitalisasi aktivitas komunikasi antara guru dan wali murid di sekolah. Sehingga aktivitas anak lebih terpantau.

HarukaEdu jalur untuk meraih gelar sarjana dengan metode e-learning, HomeworkHero dan Mejakita untuk para siswa belajar dengan teman sebaya guna memecahkan soal-soal pelajaran sekolah secara online, hingga Ruangguru, Quipper, dan Zenius yang dijadikan platform bimbingan belajar online dengan memanfaatkan fitur situs pembelajaran interaktif, video tutorial, modul digital (e-book).

Bahkan, E-learning dari berbagai penelitian, merupakan metode belajar yang mampu berkontribusi banyak khususnya pada level perguruan tinggi.

Menurut penelitian yang dilakukan di Carnegie Mellon University (CMU) di Amerika menampakkan nilai ujian mahasiswa meningkat sebagai hasil dari metode e-learning yang diterapkan (Scott, 2000).

Pemanfaatan teknologi ini memperluas jangkauan pendidikan, mulai dari lokasi, waktu, hingga usia siswa yang menerima manfaat e-learning. Tak heran, metode e-learning kemudian dikatakan sebagai pendukung konsep, “Life Long Learning”.

Microsoft Office 365 Education diusung Telkomsel

Potensi ini pun tak disia-siakan oleh operator besar sekelas Telkomsel hingga menghadirkan layanan Microsoft Office 365 Education yang bekerja sama dengan Microsoft.

Peluncuran layanan Office 365 Education ini bertujuan untuk mengimplementasikan digitalisasi pada dunia pendidikan agar tak ketinggalan saat menginjak era revolusi industri 4.0.

Vice President Sales and Marketing Jawa Bali, Ericson Sibagariang menyampaikan, ini merupakan kerja sama pertama Telkomsel dengan Microsoft terkait bidang pendidikan. Untuk itu, pihaknya siap mendukung dengan jaringan berkalitas milik Telkomsel.

“Kerja sama ini terbangun sebab keduanya sudah mumpuni di bidang teknologi informasi. Pihak Microsoft sebagai pihak penyedia konten dan konsep penerapan program Office 365, sedangkan Telkomsel sebagai penyedia jaringan telekomunikasi yang sudah leader di Indonesia tentunya,” tegas Ericson saat launching Office 365 Education di Surabaya beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, target market dari layanan ini sejumlah 12 ribu sekolah dan Perguruan Tinggi ada di area Jawa dan Bali. Student Use Benefit Program, memungkinkan siswa di sekolah akan memperoleh lisensi Microsoft Office 365 dengan gratis sesuai syarat ketentuan berlaku.

“Saat ini tercatat ada 253 ribu sekolah dan institusi Pendidikan, 56 juta siswa dengan lebih dari 1 juta pengajar. Dari 1 juta pengajar, 91 persen pengajar menggunakan komputer di dalam kelas dan 86 persen pengajar kekurangan waktu untuk membuat bahan mengajar,” imbuh Ericson.

Dari sumber lain memaparkan, sekitar 93 persen pekerjaan dalam tiga tahun ke depan mengalami transformasi digital dengan 68 persen pekerjaan yang dialihfungsikan dan dipertahankan namun memerlukan keterampilan baru.

Wahid Kusumadji, GM SME Product Marketing Telkomsel juga menyatakan, ini merupakan langkah digitalisasi di bidang pendidikan dengan memanfaatkan berbagai jenis platform. Se tidaknya sistem belajar mengajar di Indonesia lebih efisien di dua sisi.

“Yang terpenting bagi penerapan kerja sama ini adalah, jika pihak sekolah bekerja sama dengan kami, maka untuk penerapan program baru ini tak dikenakan biaya,” ucap Wahid.

Sementara itu, Benny Kusuma, Education Lead PT. Microsoft Indonesia mengatakan, Program Microsoft Office 365 ini mengusung fitur andalan, diantaranya OneNote Class Notebook yang mampu membuat kelas digital buat guru dan murid. Juga fitur dari Microsoft Form yang memungkinkan sekolah memiliki sistem computer based testing dengan memanfaatkan bank soal yang dibuat sendiri oleh guru ataupun dibagikan oleh guru lainnya. Dan masih ada fitur lain yang bisa dioptimalkan oleh sekolah di Indonesia.

“Tentunya kerja sama pengimplementasian program ini, Microsoft juga membutuhkan partner yang berpenglaman dan berkualitas. Dengan Telkomsel, Program Office 365 yang berbasis cloud ini tentu saja membutuhkan jaringan atau akses data berkualitas dari Telkomsel, itulah visi bisnisnya,” tandas Benny.@Eld-Licom