Advertisement
LENSAINDONESIA.COM: Setelah melakukan perjalanan panjang melalui jalur tol Trans Jawa, menyeberang selat Sunda, rombongan 38 armada truk Partai NasDem Jawa Timur yang membawa bantuan dari warga Jawa Timur akhirnya tiba di wilayah terdampak tsunami di Lampung Selatan.
Dari 38 armada truk sebanyak 19 truk berisi bantuan dari warga Jatim, secara simbolis diserahkan ke Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto untuk diserahkan ke korban tsunami Selat Sunda yang melanda beberapa kecamatan di Lampung Selatan.
“Yang terpenting apa yang dihantarkan armada kemanusiaan Partai NasDem adalah bentuk kepedulian, solidaritas lintas batas. Terkait kemanusiaan mau di ujung manapun, karena sama-sama manusia tentu apa yang dirasakan para korban juga dirasakan sesama,” kata Ketua DPW Partai NasDem Lampung Taufiq Basari yang ikut menerima rombongan pengurus DPP Partai NasDem dan DPW Partai NasDem Jatim.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi mengatakan, penyerahan bantuan ini penuh sejarah dalam rangka menjalankan tugas kemanusiaan.
“Ada dua hal sebagai DPP dan wabil khusus DPW NasDem Jawa Timur. Pertama, kami ikut merasa prihatin, ikut bersimpati, sedih terhadap saudara kami yang terkena musibah. Tahap pertama, paling tidak kami ikut prihatin dan berdoa dari Jawa,” kata Gus Choi.
Katanya, NasDem berkolaborasi dengan warga Jawa Timur dengan bentuk aksi kemanusiaan ini. Bantuan dari warga Jatim yang terkumpul ada 38 truk armada kemanusiaan, yang akan dibagi menjadi 19 untuk korban tsunami di Lampung Selatan dan Banten.
“Rakyat Jawa Timur penuh gairah memberikan sumbangan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada bencana. Dan bencana itu artinya banyak, bisa menjadi ujian dan cobaan untuk meningkatkan kwalitas kemanusiaan,” katanya.
Kedua yakni, sesama warga negara, yang tidak memikirkan jaraknya jauh atau dekat.
“Tapi itulah Indonesia. Mulai dari Banyuwangi (Jawa Timur) sampai Lampung itu menyakini bahwa Indonesia ini beragam. Menyakini bahwa Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika bukan slogan, tapi itu fakta. Karena itu, Presiden Jokowi selalu menyampaikan bahwa persatuan dan kesatuan Indonesia itu mutlak,” terangnya.
Ketua DPW Partai NasDem Sri Sajekti Sudjunadi menambahkan bantuan yang dibawa armada kemanusiaan ini bukan dari Partai NasDem, namun sesungguhnya bantuan dari warga Jawa Timur.
“Kami hanya mengantarkan saja. Bismillah, kami menyerahkan 19 armada bantuan dari warga Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tuban, Kota Kediri, Kabupaten Madiun, Kota Batu, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Magetan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Blitar dan warga Kota Madiun,” ujar Jeanette (sapaan akrab Sri Sajekti Sudjunadi).
Di dalam surat pengantar bantuan tersebut, lanjut dia, juga tertera nama-nama dermawan, nama dan jumlah barang yang disumbangkan. Penyerahan 19 armada berisi bantuan dari warga Jatim untuk korban tsunami di Lampung Selatan ini juga diacak.
“Barang yang kami bawa ini sesungguhnya bukan itu yang kami serahkan. Tapi kami datang membawa cinta. Kami membawa perasaan sesama sebangsa se tanah air. Bahwa apa yang menimpa saudara kami di Lampung juga dirasakan warga Jawa Timur,” tuturnya.
“Sedikit atau banyak bukan itu, tapi kami kirimkan doa dan semangat serta rasa persatuan dan kepedulian yang kami harapkan, agar saudara-saudara kami di Lampung Selatan ini kuat menerima cobaan dan segera bangkit,” harapnya.
Ihsan, salah satu perwakilan dari Pasuruan mengatakan, bantuan yang diberikan ke korban tsunami bukan apa-apa. “Tapi yang terpenting adalah doa kami dari Pasuruan. Semoga tetap semangat dan bangkit kembali warga Lampung Selatan,” tutupnya.
Beragam bantuan dari warga Jatim yang diserahkan ke Pemkab Lampung Selatan untuk korban tsunami. Diantaranya, sembako seperti beras, minyak goreng, gula dan bahan lainnya. Juga ada kebutuhan warga lainnya seperti popok, pampers, pembalut wanita, sandal, alas tidur hingga tandon air.
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto merasa terharu apa yang diberikan warga Jatim yang difasilitasi oleh Partai NasDem seluruh daerah kabupaten dan kota se Jawa Timur. Melalui perjalanan panjang dari ujung Jawa yakni Banyuwangi hingga sampai ke Lampung untuk menjalankan aksi kemanusiaan.
“Partai NasDem dan warga Jawa Timur begitu gotong royong, begitu simpatik kepada warga Lampung Selatan. Kami atas nama pemerintah dan warga Lampung Selatan, beribu-ribu mengucapkan terima kasih. Ini sebagai bentuk membangkitkan moril kami khususnya warga yang terkena musibah tsunami. Mudah-mudahan kami bisa menyalurkan ke korban tsunami,” jelas Nanang.
Musibah tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.30 WIB itu mengakibatkan kerusakan di beberapa desa dan kecamatan di Lampung Selatan seperti di wilayah Kecamatan Kalianda, Kecamatan Rajabasa.
Ada 118 warga di Lampung Selatan dinyatakan meninggal dunia, 7 orang hilang, 9.572 jiwa mengalami luka ringan dan luka berat. Sebanyak 683 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat dan jumlah pengungsi sebanyak 6.541 jiwa.@sarifa