Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: PT Tanrise Indonesia bekerja sama dengan PT Megadepo Indonesia bakal melebarkan sayap dengan mengembangkan proyek komersial Tanrise City Jember. Kabarnya, proyek tersebut bakal beroperasi di akhir tahun 2019 dengan total nilai investasi Rp 600 miliar.

Dari nilai total investasi tersebut, tahap pertama di tahun 2019 ini bakal terserap senilai Rp 300 miliar terlebih dahulu.

Daniel Richard, Direktur Tanrise Property mengatakan, saat ini masih pengerjaan proyek tersebut masih pada pipa saluran, instalasi pipa dan pendukungnya. Ia memperkirakan di bulan Maret 2019 ini akan segera memasuki pada tahap pembangunan fisik gedungnya. Dari total nilai investasi Rp 600 miliar tersebut,

“Ditengah proses pembangunan fisik nantinya Tanrise City Jember juga mendirikan komplek pertokoan. Dan lahan yang dipersiapkan untuk Depo Bangunan sendiri seluas 9.300 meter persegi dengan luas bangunan 5.100 meter persegi. Sedangkan luas total bangunan komersial Tanrise sendiri seluas 12 hektar,” papar Daniel kepada Lensaindonesia.com di Hotel Vasa Surabaya, Senin sore (07/01/2019).

Daniel menambahkan, Depo Bangunan sudah mengalokasikan dana senilai Rp 200 miliar untuk investasi tokonya. Tak hanya Depo bangunan saja, tenant lain pun sudah siap mengisi hingga kini sekitar 60 persen siap memenuhi bangunan komersial di Jember tersebut.

“Berikutnya kami akan membangun hotel, apartemen berikut convention hall serta lifestyle mall. Usai rampung pembangunan tahap awal di akhir tahun 2019, kita lanjutkan untuk memulainya di tahun 2020,” ucap Daniel.

Sementara itu, Johnny Liyanto, Direktur Megadepo Indonesia menyampaikan, hadirnya Depo Bangunan di Jember ini yang pertama dan merupakan toko yang ke 10 setelah Lampung dan hingga 2023 nanti menargetkan 20 toko.

“Jember, menurut kami langkah yang tepat untuk memanfaatkan pesatnya pembangunan infrastruktur dan pemukiman di sini. Memang di proyek ini investasi kami yang cukup mahal terletak pada sistem software berikut stok barang awal. Dan pastinya, di awal pembukaan nanti, Depo Bangunan akan menyuguhkan special price untuk pengunjung. Dan di tahun 2019 ini, kami menargetkan angka pertumbuhan bisnis kami akan mencapai 15 persen,” terang Johnny.

Belinda Natalia, Direktur Utama Tanrise Property sekaligus Direktur PT Bahtera Tiara Gemilang sebagai pengembang Tanrise City Jember percaya bahwa proyek ini akan tumbuh pesat. Sebab Jember merupakan kota berkembang yang jumlah penduduknya hampir sama dengan Surabaya.

“Jember saat ini cukup agresif dan aktif membangun infrastruktur. Apalagi adanya rencana pemerintah membangun jalur tol utara di Jawa Timur, akan mendorong pertumbuhan ekonomi kota tersebut,” imbuh Belinda.@Eld-Licom

Foto: (ki-ka) Belinda Natalia, Direktur Utama Tanrise Property sekaligus Direktur PT Bahtera Tiara Gemilang dan Johnny Liyanto, Direktur Megadepo Indonesia saat penandatanganan MoU kerjasama pembangunan komplek komersial Tanrise City Jember di Hotel Vasa Surabaya, Senin (07/01/2019). Foto-eld