Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/01/2019).

Pada kesempatan itu, Jokowi memuji Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memegang kuat ideologi Pancasaila dan partai. Karena itu, kata Jokowi, PDIP bersyukur memiliki Megawati.

“Ketua Umum PDI Perjuangan dan Presiden kelima Indonesia, figur berkeyakinan dan memiliki ideologi yang sangat kuat. Megawati memiliki keyakinan politik yang sangat kuat. Putri Presiden pertama RI Sukarno itu juga dinilai sangat memegang teguh Pancasila,” ujar Presiden ketujuh RI ini.

Menurut Jokowi, sikap dan kepribadian Megawati menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia. Pemikiran dan tindakan Megawati pun selalu membekas di dalam diri para kader partai. “Keberaniannya, ketulusannya, konsistensinya, selalu jadi teladan bagi kita semua kader PDI Perjuangan,” kata Jokowi.

Acara ulang tahun ke-46 PDI Perjuangan ini dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga. Dalam acara itu terlihat hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden keenam Indonesia Try Sutrisno, Wakil Presiden kesembilan Hamzah Haz, Menteri Koordinatir bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negerti Tjahjo Kumolo, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

Selain itu juga hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPR Bambang Soesatyo. Deretan ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja juga turut hadir seperti Ketum PPP Romahurmuziy, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKPI Diaz Hendropriyono, dan Ketum Perindo Harry Tanoesoedibjo.

Sementara itu, dalam pidatonya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung percaturan politik menjelang Pilpres 2019. Putri Soekarno itu pun menyentil perilaku tim sukses (timses) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Megawati heran koalisi pemerintah kerap disudutkan, padahal Mega dan Prabowo dekat.

“Saya berteman baik dengan Pak Prabowo. Aneh kan ya, justru anak buahnya selalu menampilkan yang menyudutkan kita,” kata Megawati saat memberi sambutan.

Karena bersahabat, di atas podium pun Megawati menyindir Prabowo dengan candaan. Kata Megawati, Prabowo merindukan dirinya. Calon presiden nomor urut 02 itu kangen menyantap nasi goreng Megawati.

“Seorang terdekat Pak Prabowo membisikkan ke saya ‘Pak Prabowo kangen lho Bu sama nasi gorengnya Ibu’. Kan lebih enak ya. Semoga didengar beliau dan anak buahnya,” tutur Megawati.

Sayangnya, kondisi saat ini membuat ia ‘mumet’. Padahal, sebagai bangsa perlu menjunjung segala kemampuan dan kecerdasan yang mampu membumikan Pancasila.

“Kalau yang dicari suka mumet pak, apa hayo, mumet bukan pusing saja tapi sudah sampai muter, penuhi dada. Jangan jadi bangsa yang pesimistis dan harus tetap semangat,” kata Megawati.

Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menghadiri acara bertema ‘Persatuan Indonesia Membumikan Pancasila’ itu. Sejumlah menteri juga ada di barisan tamu.

Beberapa di antaranya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly; Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto; Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo; Menteri Keuangan Sri Mulyani; serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.@LI-13/mc