Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Stasiun Manggarai jadi faktor lambannya okupansi KA Stasiun Bandara
Bisnis

Stasiun Manggarai jadi faktor lambannya okupansi KA Stasiun Bandara 

LENSAINDONESIA.COM: PT KAI (Persero) berharap pemberlakuan diskon tarif khusus untuk mendongkrak okupansi pengguna kereta api (KA) bandara.

Sebab ketidak siapan Stasiun Manggarai menjadi salah satu faktor penghambat laju kenaikan okupansi penumpang KA menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro menyampaikan, tidak siapnya Stasiun Manggarai untuk melayani keberangkatan menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta membuat okupansi penumpang KA Bandara sempat menurun.

“Ada beberapa hal yang belum dipahami, sebab kereta bandara itu departure yang destinasinya sama direncakan di Manggarai, bukan di Sudirman Baru (BNI City). Sebab di Sudirman itu orang yang mau berangkat masih susah masuk-keluarnya. Untuk itu, kita tunggu semoga Manggarai cepat rampung,” ungkap Edi di Jakarta, Kamis (10/01/2019).

Seiring dengan adanya nilai okupansi KA Bandara masih masih rendah, Edi menjelaskan bahwa pihak operator hingga kini masih mencari alternatif untuk memenuhi kuota penumpang KA Bandara layaknya yang ada di Bekasi.

“Berikutnya kami pikirkan pemberangkatkan dari Jakarta Kota nantinya. Sebab awalnya direncanakan diberangkatkan dari Manggarai, tapi Manggarainya sendiri belum rampung pengerjaannya,” tegasnya.

Justru berangkat dari Bekasi, kini mulai melonjak penumpangnya. sebab jam-jamnya sudah diganti. PT KAI akan terus berupaya agar KA Bandara akan direspon baik bahkan diminati dengan cara menawarkan tarif miring.

“Saya memperkirakan kedepannya semoga ada pertimbangan berikut ada diskon di hari-hari khusus. Jadi, tak sepenuhnya menargetkan tarif,” pungkas Edi.@L6,eld-Licom

Foto: sumber dari detik.com

Baca Juga:  UU Pelayaran direvisi, Bambang Haryo sebut banyak hal ancam Indonesia