Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Calon presiden Prabowo Subianto meminta pendukungnya untuk mewaspadai ‘pemilih hantu’ pada coblosan Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Capres nomor urut 2 ini pun mengingatkan pendukungnya menjaga setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Peryataan itu diampaikan Prabowo dalam pidato di acara Konsolidasi Koordinator TPS se-Provinsi DKI Jakarta di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jalan Wijaya I no 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).

Prabowo mengawali pidato soal kekayaan Indonesia yang diambil oleh pihak lain (asing). Karena itu, ia menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia berubah.

“Kekayaan Indonesia diambil dari bumi Indonesia, makanya tidak cukup kekayaan, tidak cukup uang, pejabat kita gajinya kecil. Makanya banyak sogok menyogok, banyak korupsi, makanya banyak rumah sakit sekarang menolak pasien BPJS,” tegasnya.

Menurut Prabowo, perubahan harus dilakukan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia.

“Jadi saudara-saudara, kita harus melakukan perubahan untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia. Kalau tidak, ya, kita akan terus seperti ini karena yang kita katakan itu, banyak bangsa lain yang iri dengan kita, yang ingin kita rusuh, yang ingin kita miskin, yang ingin kita gaduh, yang selalu adu domba di antara kita, suku sama suku, agama sama agama,” sebut Prabowo.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyampaikan terimakasih atas perjuangan para pendukungnya. Mantan suami Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) ini juga meminta semua elemen pendukungnya bekerja keras demi kemenangan di Pilpres 2019 dengan menjaga TPS.

“Jadi saudara-saudara, terima kasih perjuanganmu, terima kasih dedikasimu. Tolong turun 94 hari ini kerja keras semuanya. Masing-masing menggalang kekuatan kemudian di TPS masing-masing jaga itu TPS karena memang salah satu kelemahan bangsa kita, kita harus koreksi bangsa kita, kelemahan bangsa kita ini adalah jangankan usaha-usaha besar, kadang-kadang main sepakbola tingkat kecamatan aja mau curang,” sebut Prabowo.

“Main sepakbola tingkat kecamatan aja curang, apalagi…,” imbuhnya.

Sekali lagi Prabowo mengingatkan pendukungnya untuk menjaga TPS. Dia lalu menyinggung soal ‘pemilih hantu’.

“Saudara-saudara sekalian, jaga TPS, jaga suara rakyat. Waspada terhadap nanti pemilih-pemilih hantu yang akan nyoblos. Coba dicek, cek semua kotak suara itu, harus kosong dulu sebelum mulai pemilihan,” ucap Prabowo.

Calon presiden nomor urut 02 itu meminta kesediaan pendukungnya untuk berjaga di TPS, kalau perlu sampai malam. Menurutnya, pilpres akan sangat menentukan nasib bangsa.

“Dan emak-emak semuanya, bapak-bapak semuanya, kalau datang, maaf, kali ini kalau pulang jangan cepat-cepat, tunggu sampai malam. Loh kok ketawa? Kuat nggak? Berani nggak. Datang ya, harus sampai sore, nunggu. Jadi saudara-saudara, ya kalau terpaksa kalian bawa rantang ke TPS, bawa tikar ke TPS, sekalian piknik di situ. Kalau perlu tidur di situ sampai selesai. Betul? Bisa? Untuk negara. Apa yang kita lakukan tanggal 17 menentukan kita untuk beberapa ratus tahun ke depan saudara-saudara sekalian,” pesan Prabowo.@LI-13/detik