Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Transhipment peti kemas lintas terminal diberlakukan Pelindo III
Bisnis

Transhipment peti kemas lintas terminal diberlakukan Pelindo III 

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III segera berlakukan tarif khusus untuk handling (penanganan) transhipment peti kemas domestik antar terminal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kini tarif di pelabuhan yang menjadi penghubung area timur dan barat tersebut menjadi sebesar 65 persen dari tarif normal (paket handling peti kemas domestik).

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, tarif tersebut menekan biaya logistik nasional dan pemenuhan tugas sebagai agen pembangunan.

“Artinya, perusahaan pelayaran memperoleh diskon handling peti kemas transhipment sebesar 35 persen, ini berlaku di area Pelindo III bahkan yang pertama ada di pelabuhan seluruh Indonesia,” jelas Doso Agung dalam keterangan resmijya, Senin (14/01/2019).

Ia menjelaskan, peti kemas transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak berasal dari Sumatera, Jakarta, dan sekitarnya. Bahkan, dari Kalimantan kemudian diangkut ke wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan sebaliknya.

“Melonjaknya arus peti kemas transhipment domestik, Pelabuhan Tanjung Perak semakin menguatkan posisinya sebagai penghubung wilayah Indonesia bagian barat dan timur, yang didukung sekitar 72 rute pelayaran peti kemas domestik,” tandas Doso.

Catatan dari Pelindo III memaparkan, selama tiga tahun terakhir arus peti kemas transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan tren positif. Di tahun 2016 arus peti kemas transhipment tercatat 33.374 boks, tahun 2017 tumbuh menjadi 35.131 boks dan di tahun 2018 mencapai 36.980 boks.@Rel-Licom

Baca Juga:  Ini komentar Mentan terkait Indonesia akan barter sawit dengan beras dan gula dari India