Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Daftar artis yang terjerat narkoba lalu ditangkap polisi, kini bertambah panjang. Setelah beberapa hari lalu penyanyi dangdut Caca Duo Molek, disergap saat pesta sabu bareng dua teman prianya, kini giliran Januarisman Runtuwene (33) alias Aris Idol yang terciduk.

Aris Idol adalah pemenang ajang lomba pencarian penyanyi berbakat Indonesian Idol edisi tahun 2008. Dia ditangkap saat pesta sabu dan miras bareng 4 rekannya di Apartemen Aston Jl HR Rasuna Said, Menteng Atas, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019) sekira pukul 01.00.

Petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang melakukan penggerebekan berhasil mendapat barang bukti satu bungkus plastik berisi sabu 0,23 gram, satu bong alat isap sabu dan lima ponsel milik para tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Aris Idol diamankan bersama 4 rekannya saat sedang pesta sabu sambil menenggak minuman keras merek Red Label. Masing-masing YSP, AS, AY, dan AM. “Setelah kami amankan berikut barang bukti sabu dan alatnya, mereka kami tes urine dan hasilnya semua positif narkoba,” terangnya, Rabu (16/1/2019).

Menurut Kombes Argo Yuwono, penangkapan kelima orang ini merupakan hasil pengembangan atas kasus sebelumnya. Petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebelumnya sukses membekuk bandar narkoba YW dan beberapa rekannya pada Selasa (8/1/2019) di Jl Bahagia Kreo Selatan, Kota Tangerang, Banten. Dari tangan YW, disita 300 butir ekstasi dan sabu 2 gram.

“Dari keterangan YW ini didapatkan informasi adanya penyalahgunaan narkoba yang sering dilakukan sekelompok orang di apartemen di wilayah Jakarta Selatan,” tambahnya.

Berbekal informasi itu, petugas Unit II Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengintai dan menyelidiki apartemen yang dimaksud. “Setelah seminggu memantau apartemen itu, petugas akhirnya melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap 5 orang yang sedang pesta sabu pada Selasa 15 Januari dini hari,” papar Kombes Argo Yuwono.

Selanjutnya, Aris Idol dan 4 rekannya dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1), pasal 132 ayat (1), Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. @LI-15