Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, akhirnya menetapkan artis Vanessa Angel sebagai tersangka kasus prostitusi online. Bintang FTV ini menjadi tersangka setelah polisi menemukan bukti keterlibatannya yang aktif dalam bisnis pelacuran online.

“Artis VA melanggar pasal 27 ayat 1 Undang-Undang ITE. Sebab dia terbukti mengeksplor dirinya untuk kepentingan prostitusi online,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (16/1/2019).

Pasal ini disangkakan terkait foto dan video porno yang diduga didistribusikan Vanessa Angel kepada muncikari ES dan pelanggan. Lewat foto dan video porno inilah, Vanessa Angel melalui ES kerap menggaet para pelanggan.

Bukti ini didapat polisi setelah melakukan pendalaman atas bukti digital forensik dari ponsel milik Vanessa Angel dan para muncikari, ES alias Siska dan TN alias Tentri.

Irjen Luki menjelaskan, sejak 2017 lalu Vanessa Angel cukup aktif melayani pelanggan. “Dari 15 transaksi, ada 9 transaksi yang melibatkan langsung Vanessa. Masing-masing 2 transaksi untuk layanan di Singapura, 6 di Jakarta dan 1 di Surabaya,” sambungnya.

Perlu diketahui, bisnis prostitusi artis ini terbongkar polisi melakukan penggerebekan di Hotel Vasa, Surabaya, Sabtu (5/1/2019) lalu. Saat itu Vanessa Angel tertangkap basah sedang melayani pelanggannya, melalui perantara ES alias Siska dan TN alias Tentri.

Polisi yang awalnya hanya menjadikan Vanessa Angel saksi korban terus melakukan pengembangan. Hasilnya, ada banyak artis yang terlibat. Berdasarkan daftar artis nyambi PSK yang dimiliki ES, sedikitnya ada 45 artis dan 100 model. Mereka berprofesi mulai dari bintang sinetron, aktris FTV, model dan mantan finalis Putri Indonesia.

Setelah melakukan cek rekening koran dan pendalaman bukti digital forensik dari ponsel milik Vanessa Angel, polisi akhirnya mendapati bukti dugaan keterlibatan aktif sang artis dalam bisnis prostitusi online.

Bukti itu berupa foto dan video porno yang diduga dikirim Vanessa Angel ke para muncikarinya untuk bisa menggaet pelanggan. @rofik