Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ahmad Dhani, pentolan Grup Band Dewa 19 yang menjadi politisi Partai Gerinda, Kamis (17/1/2019) menjalani pelimpahan tahap dua ke Kejati Jatim, atas kasus ujaran kebencian, setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21). Meski dilimpahkan ke Kejati Jatim, namun administrasi pelimpahan tahap II dilakukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Suami Mulan Jameela ini nampak santai saat tiba di Kejari Surabaya sekitar pukul 14.00 WIB. Disinggung terkait perkara yang dihadapi, Ahmad Dhani mengaku optimis. “Ya… optimis, optimis tetap di PS (Prabowo Subiyanto),” ungkapnya seraya mengacungkan dua jari.

Saat ditanya apakah dirinya siap jika ditahan pihak kejaksaan, Ahmad Dhani menjawab dengan santai. “Biarkan ini menjadi misteri,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Ahmad Dhani menjalani pelimpahan tahap dua (barang bukti dan tersangka) dari penyidik Polda Jatim ke Kejari Surabaya. Pelimpahan tahap dua ini dilakukan setelah berkas perkaranya dinyatakan P21 atau lengkap.

Sebelumnya, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian oleh Polda Jatim pada Oktober 2018. Penetapan tersangka dilakukan atas laporan aktivis Koalisi Bela NKRI.

Musikus asal Surabaya itu terjerat kasus ujaran kebencian setelah mengucapkan kata ‘idiot’ yang menyinggung salah satu ormas pengunjuk rasa menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, sampai saat ini Ahmad Dhani tidak ditahan. @rofik