Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Julfitriani (23) warga kawasan Ampel, Surabaya, Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, menjadi korban aksi penjambretan dua pelaku begal di Jl Ahmad Jais kawasan Peneleh.

Karyawan sebuah perusahaan asuransi itu luka parah akibat mempertahankan ponsel dan tasnya dari aksi dua pelaku yang naik motor Beat. Dia ditendang pelaku lalu jatuh tersungkur di aspal jalan dengan luka parah di pelipis, wajah, mulut, kaki dan tangannya.

Kepada Lensa Indonesia, kerabat korban menceritakan sepulang dari tempat kerjanya di Jl Darmo, korban terus dikuntit dua pemuda berboncengan motor Honda Beat sejak dari Jl Yos Sudarso. Merasa curiga, korban memacu motor Honda Varionya dengan harapan cepat sampai rumah. “Tahu kalau dibuntuti dan dipepet, dia berusaha mempercepat laju motornya. Sesampai di Jl Ahmad Jais, mendadak pelaku menarik tas dan merampas ponsel yang dibawa,” terang salah satu kerabat yang meminta namanya tak dicantumkan ini, Sabtu (19/1/2019).

Sempat terjadi tarik menarik yang menarik perhatian pengguna jalan dan sejumlah orang di lokasi. Apalagi korban juga berteriak-teriak minta bantuan. Namun tak ada satupun yang berusaha menolongnya. Salah satu pelaku yang geram akhirnya menendang korban hingga terjatuh. “Adik saya terpental dan mengalami luka-luka. Motornya juga hancur. Tak ada satu pun warga yang berusaha menolong. Padahal saat kejadian, korban sudah berteriak-teriak minta tolong. Alhasil, para pelaku pergi dengan santai,” tambahnya.

Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan adanya kasus penjambretan yang mengakibatkan korban luka parah di wilayahnya. Menurutnya, anggota sudah terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan keterangan saksi. “Begitu dapat kabar, anggota langsung ke lokasi dan berbagi tugas. Ada yang membawa korban ke RSUD dr Soetomo, ada juga yang mencari keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Yang jelas, kami telah mengantongi identitas dan ciri-ciri khusus pelaku,” terangnya.

Kompol Ari menjelaskan lebih lanjut, hasil dari penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, saat ini anggota opsnal telah melakukan perburuan terhadap pelaku. “Saat ini, anggota opsnal sudah kami sebar untuk mengejar pelaku, kami mohon doanya agar secepat mungkin dapat membekuknya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, korban oleh keluarganya sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Jl Kenjeran, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif dan layak. @rofik