Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ketua KPU RI sidak pencetakan surat suara Pemilu 2019 di Jatim
Ketua KPU RI Arief Budiman bersama Ketua Komisi II DPR RI Jainudin Amali, Anggota Bawaslu RI Afifuddin dan Ketua DKPP Dr. Hariono menggelar sidak pencetakan surat suara Pemilu 2019 di PT Temprina di Desa Sumengko, Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (20/01/2019). FOTO: Jatimnow
Gresik Raya

Ketua KPU RI sidak pencetakan surat suara Pemilu 2019 di Jatim 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke percetakan PT Temprina di Desa Sumengko, Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (20/01/2019).

Sidak bersama Ketua Komisi II DPR RI Jainudin Amali, Anggota Bawaslu RI Afifuddin dan Ketua DKPP Dr. Hariono ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung proses pencetakan formulir dan surat suara Pemilu serentak 2019.

“Selain sidak ke Gresik, kami juga akan ke Makasar Sulsel. Tapi, bedanya kalau ke Gresik yang mendampingi lengkap. Ada Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali, Ketua DKPP dan Ketua Bawaslu RI,” Ketua KPU RI Arief Budiman.

Arief mengungkapkan ada 6 konsorsium perusahaan yang mengerjakan pencetakan surat suara dan bergabung dengan 35 perusahaan.

Enam perusahaan tersebut diantaranya, PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Temprina Media Grafika (Jawa Timur), PT Gramedia (Jakarta),PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan), dan PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur).

Jumlah surat suara di tiap perusahaan berbeda. PT Aksara Grafika Pratama diharuskan mencetak 68.176.374 lembar surat suara atau sekitar 7,25% dari total surat suara.

PT Balai Pustaka mencetak 139.894.529 lembar atau 14,88%. PT Temprina Media Grafika mencetak 255.019.544 lembar atau 27,13%. PT Gramedia mencetak 292.019.984 sekitar 31,07%. PT Adi Perkasa Makassar mencetak 77.054.270 lembar atau 8,20%. Kemudian PT Puri Panca Pujibangun wajib mencetak 107.714.950 lembar atau 11,46%.

“Total ada 939.979 juta surat suara yang percetakannya dilakukan di Gresik. Dari jumlah itu, tidak hanya untuk Provinsi Jatim melainkan juga 9 provinsi lainnya. Diantaranya Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan lain-lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, target seluruh surat suara dan formulir KPU dipatok pada 11 Maret 2019 harus sudah selesai. Setelah itu, pada 15-16 Maret didistribusikan ke KPU kota dan kabupaten. Selanjutnya, dilakukan penyortiran sebelum dimasukkan ke kotak suara.

Baca Juga:  KH Masjkur, pejuang “Resolusi Jihad” pimpin Barisan Sabilillah saat perang 10 November 1945

“Untuk percetakan surat suara maupun distribusi. Kami tetap memprioritaskan tepat waktu, tepat kualitas, serta tepat distribusi,” tuturnya.

Arief Budiman juga menekankan, terkait dengan ini. Dirinya, menghimbau jangan sampai saat distribusi surat suara tertukar dari Dapil 1 dikirim ke Dapil 2.

“Dapil yang terdaftar ada 2.592 Dapil. Jadi tidak boleh salah sewaktu melakukan pendistribusian atau produksi,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali menyatakan kehadiran dirinya di Gresik bersama Ketua KPU ingin memastikan tahapan yang dilaksanakan apa berjalan sesuai dengan Undang-Undang PKPU RI.

“Tahun ini merupakan pengalaman pertama pemilu dijadikan satu baik itu pileg, pilpres, DPD dan DPRD Provinsi maupun kota dan kabupaten. Saya menilai KPU saat ini banyak penghematan dalam menyelenggarakan pemilu secara serentak,” tandasnya.@LI-13