LENSAINDONESIA.COM: Tiga kurir dan penyalahguna narkotika jenis sabu dituntut hukuman 2 tahun. Mereka adalah Dhimas Afandi (19), Abd Chalim (27) dan Agung Yuliadi (28).

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya Fathol Rosyid menyebut, terdakwa terbukti melanggar pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim menjatuhkan pidana penjara masing-masing selama dua (2) tahun penjara,” ucap Fathol di ruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (28/01/2019).

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, para terdakwa mengajukan pembelaan atau pledoi secara lisan yang intinya setuju dengan tuntutan jaksa, karena hanya pengguna.

Atas hal itu, majelis hakim yang diketuai hakim Pujo Saksono akhirnya menjatuhkan vonis kepada para terdakwa masing-masing dua tahun penjara.

“Dikarenakan tidak ada sisa sabunya, kami setuju dengan tuntutan jaksa. Dan menjatuhkan pidana penjara masing-masing selama dua tahun,” ucap hakim Pujo yang diamini oleh para terdakwa.

Atas vonis ringan ini, terpidana kurir dan penyalahguna narkotika ini dipastikan bisa mengajukan rehabilitasi.

Untuk diketahui, ketiga terdakwa ini ditangkap Unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya, di rumah salah satu terdakwa di Jalan Kejawan Gebang Buntu no 14 Surabaya, Senin (24/9/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, petugas menemukan beberapa alat yang digunakan untuk pesta sabu.@rofik