LENSAINDONESIA.COM: Sidang perdana kasus narkoba dengan terdakwa, Mochamad Fauzi, Budi Hari Utomo dan Octafian Sugianto di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (29/01/2019) digelar tanpa pembacaan dakwaan.

Sidang yang digelar di Ruang Sari II sekitar pukul 15.50 WIB ini tiba-tiba masuk agenda keterangan saksi.

Fenomena ‘aneh’ ini membuat beberapa wartawan yang meliput pun bingung. Sebab lazimnya, sidang perdana selalu mengagendakan pembacaan dakwaan.

Menurut pantauan lensaindonesia.com, saat itu Ketua Majelis Hakim Agus Hamza hanya menanyakan pasal yang sudah didakwakan kepad ketiga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan.

“Kamu kena pasal berapa?” tanya hakim Agus Hamza pada tiga terdakwa. Para terdakwa pun kontan menjawab “pasal 112 (narkoba)”.

Lagi-lagi, wartawan dibuat heran dengan jawaban terdakwa. Sebab sidang tanpa pembacaan dakwaan, namun para terdakwa sudah tahu pasal yang didakwakan kepadanya.

Agus Hamzah kemudian meminta tiga terdakwa yang tak didampingi pengacara itu pindah tempat duduk ke kursi kusa hukum. “SUdah kalian pindah di sana (meja kuasa hukum),” perintah ketua majelis Hakim Agus Hamzah yang langsung dituruti oleh tiga terdakwa.

Pada sidang ‘aneh’ ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Surabaya Maryani Melindawati dua orang saksi, yakni Wahyu Dedy Irawan dan Oki Ari Saputra dari Polsek Karang Pilang.

Usai terdakwa diminta pindah tempat duduk, Maryani Melindawati sebagai jaksa penggant langsung meminta saksi hadir dalam ruang sidang untuk memberikan keterangan.

Dari keterangan saksi, ketiga terdakwa membeli sabu secara patungan kapada Andi Cimeng (DPO) seharga Rp 700 ribu,” terdakwa mengaku membeli sabu sacara patungan dari Andi Cimeng,” terang saksi.

Dari tangan keduanya, saksi mengaku menyita barang bukti satu poket sabu dan alat hisap (bong). “Disana kami mendapatkan barang bukti satu poket sabu dan alat hisap,” pungkasnya.

Seusai sidang, terdakwa Mochamad Fauzi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya menjalani sidang pertama. “Iya ini tadi sidang pertama saya,” ungkapnya. Sama halnya dengan dirinya, Fauzi juga menyebut dua terdakwa Budi Hari Utomo dan Octafian Sugianto juga menjalani sidang perdana.

Diketahui, Mochamad Fauzi, Budi Hari Utomo dan Octafian Sugianto ditangkap unit Reskrim Polsek Karang Pilang Surabaya saat sedang pesata sabu pada Jumat 5 Oktober 2018 lalu.

Dari tangan mereka polisi mengamankan 1 poket sabu seberat 0,20 gram dan alat hisap.@rofik