LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya dengan melibatkan Jepang tersebut bakal memerlukan dana sekitar Rp 90 triliun. Kereta semi cepat tersebut memiliki kecepatan tempuhnya sekitar 140 km per jam.

“Proses saat ini sedang finalisasi dengan Jepang dan dia sedang atur mengenai angkanya sehingga pertengahan tahun ini kita akan memulainya (konstruksi),” ujar Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Jakarta, Jumat (01/02/2019).

Ia menambahkan, dari diskusi tersebut tercetus beberapa poin yang sedang dinegosiasikan dengan Jepang terkait soal harga dan peningkatan local content.

“Jadi diskusinya cukup panjang dan tidak mudah, jika dulu konsep lokal kontennya 70:30, kita sedang tingkatkan 60:40,” tandasnya.

Terkait pembangunan infrastruktur dan kontruksinya, Menhub mematok kereta semi cepat ini bisa rampung dalam tiga tahun ke depan.

Meski Jakarta-Surabaya kini terkoneksi jalan tol, bagi Menhub kereta semi cepat juga dinilai masih layak untuk perjalanan cepat pula.

“Masih layak, sebab Jakarta-Surabaya dengan kecepatan 140 km/jam itu bisa ditempuh 5,5 jam. Dan ini nantinya akan menambah pilihan untuk masyarakat untuk menempuh Surabaya – Jakarta dengan perjalanan singkat,” tutup Menhub.@L6,eld-Licom

Kereta Api Semi Cepat Jakarta berkecepatan 140km/jam. Foto-ist