Trending News

17 Aug 2019
25 orang di Mojokerto tewas gantung diri
Gantung diri. FOTO: Ilustrasi
HEADLINE JATIM RAYA

25 orang di Mojokerto tewas gantung diri 

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 25 orang di Kabupaten dan Kota Mojokerto meninggal dunia dengan cara gantung diri. Jumlah kasus mengakhiri hidup dengan cara menjerat leher dengan tali ini tercatat di kepolisian dari tahun 2017 hingga 2019.

Dalam catatan (kaleidoskop) di Polres Mojekerto, dari tahun 2017 hingga 2019, terdapat 16 kasus bunuh diri di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Awal 2019, tepatnya pada bulan Januari seorang pria paruh baya bernama Joko Santoso (71), warga Miji Baru 1 RT 1 RW 1, Miji, Kota Mojokerto ditemukan tewas gantung diri di teras rumahnya.

“Tahun 2017 ada 6 kasus, selama tahun 2018 ada 10 kasus bunuh diri. Di tahun 2019 belum ada kasus bunuh ,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikhin Fery, Selasa (05/02/2019).

Menurutnya, seluruh kasus bunuh diri di Kabupaten Mojokerto dilakukan dengan cara gantung diri. Untuk lokasi bunuh diri variatif, diantaranya dilakukan di kamar, dapur, kebun, dan kandang ternak.

Terkait rentan usia korban, masih kata Fery, dari 35 sampai 80 tahun. Namun, ada satu korban yang masih remaja, usianya 17 tahun.

Dari keterangan saksi, korban bunuh diri di Kabupaten Mojokerto ini dipicu masalah ekonomi, frustasi karena faktor keluarga dan dan penyakit.

Sementara itu di Kota Mojoketo, terdapat 9 kasus bunuh diri. Dan, seluruh kasus bunuh diri ini para korban mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri dan rata-rata dilakukan di dalam rumah.

“Mayoritas menggunakan tali tampar untuk gantung diri, sisanya menggunakan sarung. Untuk usia korban bunuh diri kebanyakan dari kalangan lansia. Sebanyak 8 orang berusia 60-70 tahun dan satu orang berusia 30 tahun,” jelasnya.

Kasat menjelaskan, rata-rata korban didominasi pria, hanya ada satu korban perempuan. Terkait motif, pihaknya tidak mengetahui secara pasti karena kasus bunuh diri bukan sebuah perkara tindak pidana sehingga tidak dilakukan penyelidikan lebih lanjut.@LI-13

Related posts