Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III akan menyiapkan fasilitas sambungan listrik dari darat (shore power connection) untuk mensuplai listrik pada kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Sebab pengunaan shore power connection mampu menekan biaya operasional kapal sekitar 25-40 persen.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat mengatakan, di tahap awal, pihaknya akan menguji coba fasilitas tersebut di Terminal Dwimatama yang dioperasikan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Dan fasilitas di lokasi tersebut berdaya sebesar 1 mega watt dengan 1 unit shore power connection.

“Kami telah menandatangani kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia Logistik yang jadi bagian dari PIHC. Saat ini kami siapkan kepentingan PIHC terlebih dahulu, tak menutup kemungkinan akan kami siapkan di Terminal Peti Kemas Semarang maupun terminal lain di Pelabuhan Tanjung Emas,” papar Faruq di Surabaya, Rabu (06/02/2019).

Selain menghemat penggunaan listrik 25-40 persen, langkah ini juga berefek pada penurunan konsumsi bahan bakar minyak, sebab kapal tak perlu lagi menyalakan mesin saat sedang bersandar di dermaga pelabuhan.

“Selama ini kapal jika bersandar, mesin mereka tetap menyala untuk pengisian energi listrik. Melalui penggunaan shore power connection, selain lebih efisien sebab hemat BBM tentunya juga lebih ramah lingkungan karena emisi gas buang di pelabuhan juga minim,” tandas Faruq.

Sementara itu, Direktur Utama PT Lamong Energi Indonesia (Legi), Purwanto Wahyu Widodo menyampaikan, permintaan sambungan listrik lewat shore power connection di sejumlah terminal pelabuhan area Pelindo III cukup tinggi. Pihaknya sedang mengkaji kemungkinan untuk pengaplikasian shore power connection di tujuh terminal pelabuhan tujuh provinsi yang dikelola Pelindo III.

“Kini kami sedang mengkaji untuk penyiapan di seluruh pelabuhan, kami menghitung kebutuhan daya di masing-masing daerah sebab kebutuhan listrik untuk kapal ini masih dipenuhi oleh PLN,” ungkap Purwanto.

Permintaan kebutuhan sambungan listrik melalui shore power connection saat ini lebih banyak diminta pelayaran peti kemas domestik. Diantaranya operator pelayaran nasional seperti Meratus, Tempuran Emas, dan SPIL sudah menggunakannya. Selain itu, perusahaan pelayaran lainnya saat ini masih proses untuk mencapai kesepakatan.

Saat ini, beberapa terminal yang dikelola Pelindo III telah dilengkapi dengan shore power connection diantaranya BJTI Port, Terminal Teluk Lamong,dan Pelabuhan Benoa Bali. Pelindo III menunjuk dari grup usahanya, PT Lamong Energi Indonesia (Legi) sebagai operator pelaksana penyediaan shore power connection tersebut.@Rel-Licom

Foto: Aktifitas harian di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, (ilust,-ist)