Trending News

18 Aug 2019
Petinggi BPN rapat tertutup pemenangan Prabowo-Sandi di Solo
Ketua BPN Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso memimpin rapat pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar rapat pemendangan di Solo, Jumat (08/02/2019). FOTO: merdeka
HEADLINE DEMOKRASI

Petinggi BPN rapat tertutup pemenangan Prabowo-Sandi di Solo 

LENSAINDONESIA.COM: Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar rapat pemendangan di Solo, Jumat (08/02/2019).

Rapat tertutup ini dipimpin langsung oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengatakan, rapat ini lanjutan dari rapat-rapat yang sebelumnya digelar di Jakarta untuk terus membahas langkah-langkah memenangkan pasangan capres dan cawapres yang diusungnya di Pilpres 2019 mendatang.

“Rapat konsolidasi ini dilaksanakan tertutup karena membicarakan langkah-langkah pemenangan di sisa hari menjelang 17 April nanti. Konsolidasi ini juga diharapkan akan memantapkan langkah njajah ndeso milang kori (safari) dalam rangka penetrasi teritorial dalam rangka yang akan dilakukan oleh partai koalisi, serta relawan untuk seluruh wilayah termasuk khususnya Jawa Tengah,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini di sela-sela Rapat BPN di Solo.

Ferry menyampiakan, awalnya rapat akan digelar di Posko BPN Prabowo-Sandi Solo. Namun karena jumlah peserta rapat BPN melebihi kapasitas, sehingga digelar di Hoter Lor-In Solo.

“Ya itu pertimbangannya karena jumlah banyaknya yang hadir dan di posko tidak memungkinkan, kita pindah tempat rapat,” ungkap Ferry.

Selain Djoko Santoso, rapat ini juga dihadiri petinggi BPN serta partai koalisi. Ferry mengatakan, rapat BPN di Solo menunjukkan keseriusan bahwa pendukung Prabowo-Sandi menyeluruh di Pulau Jawa, termasuk Jawa Tengah.

“Ada Pak Fuad Bawazier, Bu Rachmawati Soekarnoputri, ada Pak Sudirman Said, ada Mas Hanafi Rais, Ferry Mursyidan Baldan dan seluruh direktorat BPN,” kata Ferry.@LI-13

Baca Juga:  Pasangan suami istri dan seorang balita jadi korban kekerasan Bonek di Surabaya

Related posts