Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Saatnya Pelindo III mendigitalisasi penerapan K3
EKONOMI & BISNIS

Saatnya Pelindo III mendigitalisasi penerapan K3 

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III menggelar seminar bertajuk strategi peningkatan performa K3 di era masyarakat digital.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim, Himawan Estu Bagijo menyatakan, ada sejumlah tantangan pada penerapan K3 di berbagai sektor industri mulai dari UMKM hingga korporasi besar.

“Sejumlah 44.000 perusahaan di Jawa Timur yang terbagi 3 kelompok besar, sedang dan kecil. Dan yang telah mendaftarkan perusahaan sekitar 12.000an. Jika sudah terdaftar itulah menjadi obyek pengawasan kita,” tegas Himawan dalam keterangan resminya, Rabu (13/02/2019).

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mendorong perusahaan agar wajib lapor secara manual atau online. Usai melakukan pendaftaran, baru pihaknya melakukan fungsi pengawasan terhadap kegiatan perusahaan sebab baru diketahui aktifitas perusahaan itu dari pendaftaran tersebut.

“Dari siji kita bisa memilah mana perusahaan yang beresiko tinggi, maka kita bisa mengawasi tenaga kerja itu. Dari data yang terdaftar, kita bisa me-ranking perusahaan terhadap kepatuhan safety tadi. Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus bersinergi. Kita minta bantuan media bahwa perusahaan bisa melakukan pendaftaran via online,” paparnya.

Secara terpisah, Senior Manager Pelayanan SDM dan HSSE Pelindo III, Edi Priyanto menyampaikan, era digitalisasi membuat cara kerja menjadi lebih efisien sebab tak perlu lagi keluar untuk melaporkan.

“Dari sisi Pelindo III ada perkembangan trend bahwa adanya digitalisasi ini pelaporan bisa menjadi lebih simple, selama ini kan masih enggan untuk datang dan belum tentu ketemu orangnya dan harus antri. Dengan sistem online seperti ini data cepat dihimpun,” ucapnya.

Untuk mendukung digitalisasi tersebut, kini Pelindo III berinovasi dan mendigitalisasi e-safety saat mengawasi dan mengendalikan implementasi K3 di lingkungan korporasi khususnya di sisi operasional.

Baca Juga:  Rebut grand prize unit rumah, inilah pemenang undian WOW Smartfren

“Penggunaaan aplikasi seperti e-safety sangat memudahkan untuk pelaporan, inspeksi, safety patrol, induksi dan informasi K3 lain, sebab handal pada sisi kecepatan, real time, mudah diakses, simpel, efisien, dan respon cepat,” pungkasnya.

Aplikasi berbasis android ini menjadi sarana komunikasi digital untuk mempercepat pelaporan awal kecelakaan kerja, mengefektifkan tindak lanjut K3, memudahkan penerapan K3 dan monitoring sekaligus sebagai sarana komunikasi HSSE terminal dan pelabuhan.@Rel-Licom