Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Heboh penemuan tanaman di Kampung Paranggombong, RT. 14 RW 03 Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Kepolisian terus melakukan pengembangan. Pengecekan ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) membuktikan pohon ganja sengaja ditanam secara sembunyi-sembunyi.

Di lokasi TKP diketahui terdapat tanaman pepaya serta tanaman merambat lainnya seluas 1,5 Ha. Didalamnya terdapat tanaman ganja secara mengelompok berukuran 20 m x 4 m dengan keluasan ± 80 meter persegi. Jumlah tanaman ganja sebanyak ± 1.300 batang yang ditanam didalam Polybag ukuran besar sejak bulan Desember 2018.

Petugas Kepolisian dibantu masyarakat melakukan operasi pengamanan ke lokasi TKP untuk mengamankan barang bukti pohon-pohon ganja yang ditanam oknum yang tidak bertanggungjawab, dan memasang Police Line.

Petugas Perhutani Kesatuan Pemangkuan (KPH) Purwakarta bersama Perwira Pembina (Pabin) yang mendapat informasi dari masyarakat pada 16 Februari 2019, juga melakukan pengecekan ke lapangan untuk memastikan posisi TKP berada didalam atau diluar kawasan hutan.

Asep Rusnanda, Sekretaris di jajaran Perhutani menjelaskan, hasil penyisiran petugas lokasi tersebut berada pada kawasan hutan Perum Perhutani, petak 10A, RPH Paranggombong, BKPH Purwakarta berbatasan dengan Perum Jasa Tirta (PJT) Waduk Jatiluhur, masuk ke dalam wilayah administratif Kampung Paranggombong RT.14 RW.03 Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berada di titik kordinat (Y-6,49455 X107,32818).

Saat ini, lanjut Asep, Perhutani terus melakukan upaya pengamanan dan penyisiran sekitar lokasi TKP untuk mencegah terjadinya kejadian yang sama dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Selanjutnya, mengintruksikan ke segenap jajaran petugas daerah untuk melakukan patroli dan pengecekan dalam rangka antisipasi,” jelasnya. @caca