Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Asuransi Prudential: “Potensi tanah wakaf Indonesia luasnya tiga kali lipat dari Singapura!”
Uncategorized

Asuransi Prudential: “Potensi tanah wakaf Indonesia luasnya tiga kali lipat dari Singapura!” 

LENSAINDONESIA.COM: PT Prudential Lite Assurance (Prudential Indonesia) hadirkan Program Wakaf dari PRUsyan’ah guna memfasilitasi nasabah dan calon nasabah untuk menyalurkan wakaf.

Program wakaf berbentuk asuransi ini sesuai dengan Fatwa MUI No.106/DSN-MUI/X/2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah.

Bondan Margono, AVP Sharia Operations Prudential Indonesia mengatakan, program ini merupakan solusi untuk kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu kebajikan secara berkesinambungan.

“Program ini turut melengkapi rangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensif dari Prudential,” ujarnya saat ditemui Lensaindonesia di Surabaya, Jumat (22/02/209).

Ia menambahkan, untuk nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, mereka bisa mewakafkan hingga 95 persen dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru.

“Untuk nasabah baru pun juga bisa mewakafkan hingga 45 persen dari manfaat asuransinya,” tandasnya.

Potensi wakaf di Indonesia, lanjutnya, masih cukup luas. Sebab menurut data dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), terdapat tanah seluas 2.700 kilometer persegi yang lebih dari 366 ribu lokasi telah diwakafkan masyarakat.

“Tanah wakaf seluas 2.700 kilometer persegi itu lebih luas, bahkan tiga kali lipat dibanding yang ada di Singapura. Bahkan, potensinya diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun,” tegas Bondan.

Sementara itu, H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LLB, MA, Anggota Dewan Pengawas Syariah Prudential Indonesia juga menyampaikan, pada umumnya wakaf digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit. Selama dimanfaatkan, pahala wakaf tidak akan terputus.

“Kali ini, wakaf juga bisa dirupakan uang (cash waqf), diantaranya melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syanah,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika dikelola secara professional, dana wakaf diperkukan untuk memastikan nilai harta wakaf tetap terjaga dan hasil usaha wakaf terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebab itu, Prudential lndonesia bekerja sama dengan tiga lembaga wakaf atau nazhir terpercaya, yakni Dompet Dhuafa, iWakaf dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah bisa memilih salah satu dari ketiga nazhir tersebut,” ungkap H. Ahmad.

Prudential Indonesia telah menggelar pelatihan wakaf lebih dari 9.000 tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 hingga 28 Januari 2019 lalu. Gelaran ini memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak”.@Eld-Licom

Foto: (ki-ka) Bondan Margono, AVP Sharia Operations Prudential Indonesia bersama H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LLB, MA, Anggota Dewan Pengawas Syariah Prudential Indonesia usai presentasi Program Wakaf dari PRUsyan’ah di Surabaya, Jumat (22/02/2019). Eld