Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Mbak Estu resmikan jembatan gantung Mojoagung-Sumobito
Anggota Komisi V DPR RI, Sadarestuwati meresmikan jembatan gantung penghubung Kecamatan Mojoagung dan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jumat (22/02/2019). FOTO: Obi_LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Mbak Estu resmikan jembatan gantung Mojoagung-Sumobito 

LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi V DPR RI, Sadarestuwati meresmikan jembatan gantung di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (22/02/2019).

Peresmian ini disambut gembira oleh warga, sebab jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses penghubungkan Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung dan Desa Kedungpapar Kecamatan Sumobito.

Sebelumnya jembatan gantung dibangun, warga menyeberang sungai melalui jembatan kecil yang kondisinya sangat miring dan berbahaya. Dengan adanya jembatan baru ini, anak-anak Desa Kedungpapar yang bersekolah di di SD Desa Karobelah bisa menyeberang sungai dengan aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, memang jembatan ini sangat diperlukan untuk akses anak-anak sekolah. Sebelumnya warga gunakan jembatan kecil kondisinya miring dan berbahaya untuk masyakatat. Ini juga satu-satunya akses jalan anak ke sekolah sehingga tidak memutar terlalu jauh,” ujar Sadarestuwati pada lensaindonesia.com.

Politisi PDIP yang akrab disapa Mbak Estu ini berharap, jembatan gantung itu juga bisa memberi manfaat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sesuai dengan program Presiden untuk terus menggenjot bantuan insfrastruktur yang memadai yakni salah satunya untuk memperkecil tingkat disparitas. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, sehingga bisa juga menghidupkan perekonomian antar desa,” terangnya.


Anggota Komisi V DPR RI, Sadarestuwati usai meresmikan jembatan gantung penghubung Kecamatan Mojoagung dan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jumat (22/02/2019). FOTO: Obi_LICOM

Dijelaskan Estu, jembatan gantung ini dibangun dengan APBN 2018 dengan total anggaran mencapai Rp 5,9 miliar untuk dua proyek jembatan yakni di Desa Karobelah dan satu lagi di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Sebenarnya rencana saya di Desa Pojok klitik Plandaan karena Pemerintah Desa tidak mau, maka kemudian dipindahkan ke Karobelah yang ternyata juga sangat butuh jembatan ini,” terangnya.

Lebih jauh kakak kandung Wakil Bupati Jombang Sumrambah ini menyampaikan, pembangunan insfrastruktur selama ini terus digenjot oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), baik mulai pedesaan maupun daerah yang belum tertangani.

Baca Juga:  Sekelompok pemuda mabuk serang warkop, seorang pengunjung terluka

“Memang Pak Jokowi benar-benar fokus pada pembangunan insfrastruktur. Sebab tanpa insfrastruktur, kita hanya bisa bermimpi tentang kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia harus lebih cepat dan lebih tinggi dari negara-negara lain. Tanpa adanya insfrastruktur semua hanya akan menjadi sebuah impian saja,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu warga di Desa Kedungpapar, Abdurohim mengaku sangat senang jembatan baru tersebut diresmikan. Sebab seluruh warga tidak perlu memutar terlalu jauh untuk menuju Desa Karobelah atau Desa lainya di Kecamatan mojoagung.

“Sekarang kalau mau kemana-mana menjadi lebih dekat, aman dan nyaman. Sebelumnya kami harus ke jembatan Desa yang jaraknya sekitar 300 meter, lalu masih muter lagi melewati jembatan lama, itu sangat menghambat aktivitas kami sehari-hari,” pungkasnya.@obi