Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keinginanya, ada Prodi Islamic Finance di perguruan tinggi. Menurut Khofifah, saat ini hanya terdapat satu doktor saja di bidang Islamic Finance di Indonesia.

“Saya hanya komitmen saja. Dari dulu saya sudah nanya kenapa tidak ada prodinya (Islamic fininace), ya karena pengajarnya gak punya, belum ada. Paling dekat ya di Malaysia atau Manchester (inggris),” kata Khofifah saat menghadiri ulang tahun media Lensaindonesia.com ke -9 di Grha Lensaindonesia Jl Sidosermo PDK VA 19 Surabaya, Rabu (06/03/2019).

Karenanya, mantan Menteri Sosial ini menyampaikan jika prodi Islamic finance sangat diperlukan karena Indonesia berpenduduk mayoritas umat muslim.

“Makanya kalau sekolah Internasional di Depok itu jadi ya kemungkinan bisa dibuka prodinya. Tentunya ya pengajarnya nyangkok dari Malaysia atau Australia. Kalau nyekolahno kan kesuen (Kalau menyekolahkan dulu kelamaan),” kata Khofifah kepada direksi serta beberapa tokoh pers dan wartawan senior.

Khofifah juga heran prodi Islamic finance sangat berkembang di luar negeri, bahkan di negara eropa. Namun di Indonesia belum ada. Padahal mayoritas umat muslim banyak berada di Indonesia.

“Masak sampai hari ini kita gak punya prodi Islamic finance. Makanya saya menyarankan anak saya untuk ambil itu di Malaysia. London saja punya Islamic finance Tower,” jelasnya.

Usai bersilaturahmi dan berdiskusi dengan tamu dan direksi Lensaindonesia, Gubernur Khofifah melanjutkan acara peresmian Graha Lensaindonesia dengan menandatangani prasasti.@wan

CAPTION: 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa berbincang-bincang dengan Direksi Lensaindonesia.com