Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 25 SPBU di wilayah Madiun baik Kotamadya maupun Kabupaten, kebutuhan BBM harian masih normal. Yakni mencapai 306 KL (kilo liter)/hari untuk jenis Gasoline (Bensin) serta 108 KL/Hari jenis Gasoil (Diesel).

“Seluruh SPBU tetap beroperasi normal, penyaluran pun melalui mobil tangki tetap berjalan tetap berkordinasi dengan BPBD setempat untuk panduan arah lalu lintas yang aman,” ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji dalam keterangan resminya, Minggu (10/03/2019)..

Ia menambahkan, sementara untuk distribusi Elpiji di Kabupaten Madiun tercatat masih normal dengan rata-rata pasokan Elpiji Subsidi mencapai 60 Metric Ton (MT)/hari, untuk pasokan Elpiji Non Subsidi mencapai 14 MT/hari. Sesangkan di Wilayah Madiun ada 15 Agen Elpiji yang didukung 592 pangkalan Elpiji tersebar di seluruh kelurahan.

“Kendati kondisi banjir masih terjadi, namun seluruh agen dan pangkalan Elpiji tetap buka dan beroperasi normal di Madiun, ” tegas Rustam.

Di sisi lain, Pertamina bekerjasama dengan pihak setempat mendirikan dapur umum di wilayah terdampak banjir, diantaranya posko utama Kecamatan Balarejo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 tabung Elpiji Bright Gas 12 KG plus kompor telah disiagakan di lokasi untuk dimanfaatkan warga yang terkena dampak banjir.

“Selain memfokuskan kelancaran pasokan BBM dan LPG, Pertamina juga turut memprioritaskan bantuan CSR di wilayah terdampak, kordinasi bersama BPKD setempat terus dilakukan untuk penentuan titik titik pengiriman bantuan selanjutnya,” pungkas Rustam.@Rel-Licom

Foto: Wilayah Madiun ada 15 Agen Elpiji yang didukung 592 pangkalan Elpiji tersebar di seluruh kelurahan. Ist