Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melimpahkan berkas perkara kasus pemerasan terhadap rekanan yang dilakukan Manajer Pemeliharaan Distribusi PDAM Surya Sembada Surabaya, Retno Tri Utomo alias Gurit ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Rabu (13/03/2019).

Retno Tri Utomo alias Gurit tiba di Kejari Surabaya sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat keluar dari mobil tahanan, pejabat PDAM Surabaya ini lebih memilih menutupi wajahnya dengan topi.

Tak hanya menutupi wajahnya, Gurit yang mengenakan rompi tahanan itu juga berjalan dengan cepat menghindari para awak media yang ingin mengabadikan wajahnya.

Sebelum Retno Tri Utomo ini datang, sudah terlihat tiga jaksa penyidik Jampidsus Kejagung RI di Kejari Surabaya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan tak satu pun pihak Kejagung RI maupun Kejari Surabaya enggan memberikan komentarnya.

Untuk diketahui, Tim penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus berhasil menangkap tersangka Gurit dikediamannya dikawasan Wiyung sekitar pukul 22.15 tadi malam. Penangkapan Gurit ini dibacakan up Kejati Jatim dan Kejari Surabaya.

Tak lama kemudian, Gurit langsung digelandang ke Kejati Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya, tadi malam Gurit langsung dibawa penyidik ke Kejagung.

Diketahui, Manajer pemeliharan jaringan distribusi PDAM Surya Sembada Surabaya Retno Tri Utomo alias Gurit ini ditetapkan tersangka berdasarkan surat Tap-17/F.2/Fd.2/2019 pada 3 Januari 2019 lalu.

Gurit diduga menyalahgunakan wewenang atau kekuasaan yang ada pada jabatannya atau pemerasan dengan meminta uang sebesar Rp 1 miliar kepada Chandra Arianto selaku Direktur PT Cipta Wisesa Bersama yang saat itu ditunjuk sebagai Penyedia Barang/jasa Pembangunan Jaringan Pipa DN-300 dan DN-200 di Jalan Rungkut Madya-Jalan Kenjeran (MEER) Sisi Timur.

Aksi pemerasan ini dilakukan Gurit secara bertahap, yakni sebanyak delapan kali dengan total Rp 900 juta melalui transfer ke rekening bank yang telah ditentukan Gurit.

Dalam kasus ini, Gurit disangkakan melanggar pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor: 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor: 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 421 KUHP.@rofik

CAPTION:
Manajer Pemeliharaan Distribusi PDAM Surya Sembada Surabaya, Retno Tri Utomo alias Gurit digelandang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Rabu (13/03/2019). FOTO: rofik-LICOM