Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: PT Pertamina Patra Niaga (PPN) program digitalisasi mobil tangki melalui pengembangan teknologi Smart Mobil Tangki (SmartMT®,Red).

Hal ini dilakukan untuk menyikapi insiden kebakaran mobil tangki saat mengirim BBM di wilayah Banyuwangi pada Mei 2017 lalu. Bahkan, inovasi diakui KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi).

“Pengakuan dari KNKT ada inovasi digital SmartMT® ini sangat membanggakan kami. Ini menjadi spirit bagi seluruh tim PT Pertamina Patra Niaga untuk terus menghasilkan inovasi agar program pengiriman BBM berjalan lancar dan aman, minim risiko kecelakaan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati dalam keterangan resminya, Kamis (14/03/2019).

Ia menambahkan, dari hasil investigasi KNKT dari insiden pengiriman BBM di Banyuwangi, pihaknya menyimpulkan bahwa panas berlebih dalam tromol roda tersebut menimbulkan percikan api dan membakar seluruh mobil tangka.

“Mengacu dari insiden tersebut, kami harus mencari inovasi untuk mengatasi permasalahan ini. Kesimpulannya, perlu digitalisasi yang bisa mengontrol kondisi mobil tangki saat beroperasi lebih mudah dan bisa dipantau secara online,” tegas Nina.

Nina menambahkan, digitalisasi tersebut disambut positif pengemudi mobil tangki karena cukup membantu mereka. Sebelumnya, para pengemudi mobil tangki tersebut melakukan pengecekan suhu ban menggunakan thermometer gun.

“Usai dipasang sensor suhu di masing-masing sumbu roda, pengemudi mobil tangki cukup melihat indikator yang ada di dashboard mobil tangki. Di situ nampak indikator suhu ban di level merah, kuning, atau hijau. Jika indikator suhu ban berwarna kuning, lampu tanda peringatan akan menyala di dashboard diiringii bunyi beep,” tandasnya.

Sementara itu, Manager ICT Departemen, Giyarto, yang juga pemimpin Tim Research & Development Digitalisasi Mobil Tangki PPN mengungkapkan, data dari pendeteksi juga diunggah di Control Room di kantor Pusat PPN sehingga petugas bisa langsung memperingatkan pengemudi mobil tangki jika lampu tanda peringatan menyala.

“Dengan mengetahui adanya kendala lebih dini, Para pengemudi mobil tangki tidak perlu was-was lagi ketika sedang berkendara,” tuturnya.@Rel-Licom

Foto: Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati saat mengamati mobil tangki BBM yabg sudah didigitalisasi. Ist