Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Saatnya Bukalapak melebarkan sayap bisnisnya ke Surabaya dengan membangun kantor Research & Development (R&d) di area Graha Pena Extention Surabaya, Selasa (19/03/2019).

Peresmian kantor baru tersebut langsung dihadiri Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky berikut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Arumi Bachsin, Ketua Umum Dekranasda Jawa Timur.

Zaky mengatakan, kantor Bukalapak di Surabaya ini merupakan kantor R&D ke 2 setelah Bandung yang diresmikan akhir tahun 2018 lalu.

“Kantor kali ini diisi dengan RnD. Bukalapak sebagai perusahaan berbasis teknologi ini bakal berperang inovasi. Sebab negara-negara maju nytanya seperti itu,” tandas Zaky.

Zaky menambahkan, itu tak lepas dari usaha Bukalapak fokus pada talenta berbasis riset guna memunculkan inovasi bernilai tambah. Salah satu tujuannya para pemuda Indonesia kelak dapat menjadi “pemain” yang kaya inovasi di negeri sendiri.

“Anak-anak muda tidak hanya bekerja istilahnya sebagai reseller saja, namun mereka benar-benar membuat software. Mereka lulus dari mungkin kalau dekat ke sini ada ITS, ada Universitas Airlangga, ada Petra, ada Unibraw itu mereka di sini bekerja sebagai pencipta,” ucap Zaky.

Beberapa segmen bakal digarap di kantor R&D Bukalapak Surabaya, diantaranya produk, engineering, data, riset, IoT, dan Kecerdasan Buatan, diharapkan mampu mendukung program e-government yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Surabaya mempunyai banyak talenta yang berpotensi besar untuk menjadi Kota Pahlawan Digital. Di Bukalapak juga banyak talenta lulusan dari universitas-universitas Jawa Timur, dimana 52 persen dari talenta-talenta itu berkarya di bidang IT sebagai engineer,” tutur Zaky.@Eld-Licom

Foto: (ki-ka) Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky berikut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Arumi Bachsin, Ketua Umum Dekranasda Jawa Timur.