Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Diduga bermotif politik, baliho caleg DPRD Surabaya dipereteli orang tak dikenal
Caleg Golkar Tony Hartono. FOTO: golkar
HEADLINE DEMOKRASI

Diduga bermotif politik, baliho caleg DPRD Surabaya dipereteli orang tak dikenal 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Bawaslu Kota Surabaya Hadi Margo Sambodo meminta masyarakat tidak serta-merta menertibkan alat peraga kampanye (ATK) berupa spanduk, baliho atau banner yang terpasang di sejumlah tempat agar tidak memicu konflik horisontal.

Pernyataan ini disampaikan Hadi Margo setelah Bawaslu menerima laporan dari Caleg DPRD Kota Surabaya Dapil I Tony Hartono yang balihonya dicopoti oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Penertiban alat peraga kampanye itu adalah wewenang dari Bawaslu dan Satpol PP. Karena ini masyarakat tidak perlu ikut-ikut menertibkan sebab hal itu bisa memicu konflik horisontal di tengah masyarakat,” katanya kepada lensaindonesia.com, Rabu malam (20/03/2019).

Hadi Margo menyampaikan, bahwa pihaknya dan Satpol PP Surabaya selama ini tidak pernah menertibkan alat peraga kampanye milik caleg Partai Golkar tersebut.

“Saya sudah cek, Satpol PP dan Bawaslu tidak menertibkan baliho-baliho itu. Jadi mungkin ada pihak lain yang mencopot baliho tersebut. Entah bermotif politik atau tidak kami belum tahu,” katanya.

“Selama ini kami sudah memiliki daftar baliho-baliho kampanye yang melanggar, sehingga bila melakukan penertiban maka yang ditindak adalah baliho kampanye yang ada di dalam list itu. Penertiban yang kami lakukan juga terjadwal,” papar Hadi Margo.

Diketahui, Caleg Partai Golkar DPRD Kota Surabaya dari Dapil I Tony Hartono melapor kepada Bawaslu Surabaya terkait sejumlah baliho kampanyenya yang baru dipasang di sejumlah titik hilang.

Pencopotan baliho-baliho milik Tony itu diduga dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab dan bermotif politis.@LI-13

Baca Juga:  Kepala Kantor BPN Kota Bekasi dituding abaikan Peraturan Pemerintah